Pembunuhan Siswi SMK: Misteri Foto Hilang dan Mengadu ke Jokowi

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Andriana Yubelia Noven Cahya,17 tahun, siswi SMK Baranangsiang kelas XII Jurusan Tata Busana Butik, ditemukan tewas mengenaskan dengan kondisi bersimbah darah di dekat rumah kosannya di Jalan Riau, Kecakatan Bogor Timur, Kota Bogor, Selasa petang, 8 Januari 2019. dok. Polresta Bogor

    Andriana Yubelia Noven Cahya,17 tahun, siswi SMK Baranangsiang kelas XII Jurusan Tata Busana Butik, ditemukan tewas mengenaskan dengan kondisi bersimbah darah di dekat rumah kosannya di Jalan Riau, Kecakatan Bogor Timur, Kota Bogor, Selasa petang, 8 Januari 2019. dok. Polresta Bogor

    TEMPO.CO, Bandung - Johanes Bosco Wijanarko, ayah siswi SMK Baranangsiang di Bogor yang menjadi korban pembunuhan delapan bulan silam, Andriana Yubelia Noven Cahya, kebingungan. Gara-garanya, foto-foto dan video terkait pembunuhan siswi SMK itu yang selama ini tersimpan dalam telepon cerdasnya hilang berganti menjadi ikon atau simbol asing.

    Menurut Johanes, hal serupa terjadi di semua telepon cerdas anggota keluarganya yang menyimpan arsip sama. Kehilangan foto dan video itu disebutnya terjadi bertahap. “Pertama dua bulan lalu terus tiga minggu lalu,” katanya saat ditemui di Bandung, Jumat 9 Agustus 2019.

    Selain itu, kata dia, percakapan komunikasi dengan komunitas peduli Noven pun ikut hilang. Merasa janggal, Johanes menduga pelaku yang kemungkinan terkait dengan pembunuhan Noven berada di baliknya. “Kami sudah kena musibah malah makin terpojok, bukannya dibantu,” kata dia.

    Dokumentasi foto dan video tentang Noven hilang misterius di smartphone keluarganya dan menjadi ikon atau simbol. TEMPO/Anwar Siswadi

    Karena kejanggalan itu Johanes memberanikan diri mengadu ke Presiden Joko Widodo dan Kapolri Tito Karnavian lewat akun masing-masing di media sosial. Dia melakukannya dengan cara menyelipkan harapannya pada kolom komentar.

    Johanes sangat berharap mendapat perhatian Presiden dan Kapolri sehingga penyelidikan yang sudah berjalan selama ini bisa terbantu pula. Menyampaikan tanggal kejadian kasus pembunuhan itu dan menceritakan telah sekian bulan belum terungkap, Johanes menulis di sana: Saya nggak tahu ada masalah apa, minta bantuan Bapak untuk bantu kasus anak saya karena sepertinya banyak sekali kejanggalan yang saya rasakan.

    Hasilnya? "Saya tidak tahu dan tidak ada balasan," katanya.

    Sebelumnya, Kepolisian Bogor mengabarkan kalau Federal Bureau of Investigation (FBI) Amerika Serikat juga gagal menemukan pelaku pembunuhan Noven. Video kamera pengawas yang merekam kejadian itu sulit diidentifikasi FBI karena resolusinya gambarnya rendah.

    Kapolres Kota Bogor Kota, Komisaris Besar Hendri Fiuser masih yakin kesatuannya bisa mengungkap pelaku pembunuhan siswi SMK berusia 17 tahun itu. "Masih ada jalan dan cara dengan teknik penyidikan berbeda yang akan kami lakukan nanti," kata Hendri, Rabu 7 Agustus 2019.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tahun-Tahun Indonesia Juara Umum SEA Games

    Indonesia menjadi juara umum pada keikutsertaannya yang pertama di SEA Games 1977 di Malaysia. Belakangan, perolehan medali Indonesia merosot.