Idul Adha Masjid Cut Meutia, Panitia: Megawati Rutin Kirim Sapi

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Chairul Tanjung memberikan hewan kurban sapi limosin berbobot 900 kilogram kepada Masjid Cut Meutia, Jakarta Pusat, 31 Agustus 2017. TEMPO/NAFI'

    Chairul Tanjung memberikan hewan kurban sapi limosin berbobot 900 kilogram kepada Masjid Cut Meutia, Jakarta Pusat, 31 Agustus 2017. TEMPO/NAFI'

    TEMPO.CO, Jakarta - Panitia kurban Masjid Cut Meutia, Menteng, Jakarta Pusat, menyiapkan sekitar 1.500 kupon untuk pembagian daging kurban yang akan didistribusikan ke lingkungan sekitar masjid pada Hari Raya Idul Adha 1440 H, Ahad besok, 11 Agustus 2019.

    Tercatat ada sebanyak 15 ekor sapi dan 50 ekor kambing yang akan disembelih dalam perayaan Idul Adha tahun ini. Jumlah tersebut kemungkinan bisa terus bertambah. Para penyumbang hewan kurban diantaranya para tokoh nasional yang bermukim di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.

    "Kupon sudah dibuat cuma belum didistribusikan karena kita belum selesai penerimaan hewan. Biasanya sampai malam masih ada yang kirim," kata Mahfud Mustofa selaku Imam Masjid Cut Meutia di lokasi, Sabtu, 10 Agustus 2019.

    Dia mengatakan bahwa pemotongan hewan kurban akan dilakukan setelah selesai ibadah shalat Idul Adha. Sedangkan pembagian daging hewan kurban akan dilakukan setelah shalat Zuhur dengan menggunakan kantong plastik daur ulang.

    "Kita utamakan pembagian kupon ke tetangga terdekat sesuai contoh nabi. Kita utamakan ke pedagang juga, penyapu jalan itu dibagi semua. Untuk tetangga lingkungan kita suplai ke RT masing-masing sekitar masjid," ujar dia.

    Mahfud yang juga akan bertindak sebagai imam pelaksanaan shalat Idul Adha mengatakan  sejumlah hewan kurban di Mesjid Cut Meutia dikirim oleh tokoh nasional, seperti Presiden ke-5 Megawati Soekarnoputri, dan keluarga Cendana.

    "Megawati biasanya setiap tahun rutin kirim sapi. Ada juga dari taipan Chairul Tanjung dan keluarga Cendana," tutur Mahfud lagi terkait penyumbang hewan kurban Idul Adha tersebut.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Memberlakukan Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar

    Presiden Joko Widodo telah menandatangai PP No 21 Tahun 2020 yang mengatur pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar menghadapi virus corona.