Daging Kurban Siap Saji, Anies Tinjau Dapur Hotel Borobudur

Reporter:
Editor:

Ali Anwar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anies Baswedan memperlihatkan daging kurban yang dikemas dalam kaleng pada program Dapur Kurban DKI. Instagram/@aniesbaswedan

    Anies Baswedan memperlihatkan daging kurban yang dikemas dalam kaleng pada program Dapur Kurban DKI. Instagram/@aniesbaswedan

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meninjau proses pengolahan daging kurban siap saji di dapur Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, dalam program dapur kurban DKI 2019.

    Inspeksi tersebut disiarkan langsung oleh Anies Baswedan melalui akun resmi instagramnya pada Senin pagi. "Proses masak dan packing daging menjadi makanan siap saji di Hotel Bororbudur," ujar Anies dalam video tersebut, Senin, 12 Agustus 2019.

    Dalam video berudarasi 2 menit 37 detik itu Anies tampak melihat proses memasak yang dilakukan oleh sejumlah koki di dapur Hotel Borobudur.

    Anies memeriksa mulai dari hasil masakan daging dalam berbagai sajian hingga packing yang bakal digunakan.

    Di akhir video, Anies berfoto bersama dengan koki yang tengah memasak. Sebelum meninggalkan dapur, Anies menyampaikan ucapan terima kasih atas jasa para koki tersebut. "Terima kasih ya," ujar Anies.

    Program Dapur Kurban DKI merupakan kegiatan pegawai DKI dan BUMD bisa menyalurkan hewan kurbannya kepada masyarakat, yang diolah menjadi makanan siap saji terlebih dahulu oleh para koki di hotel-hotel bintang lima.

    Tahun ini program Dapur Kurban DKI telah menerima 189 ekor sapi, 306 kambing, serta satu ekor kerbau. Gubernur DKI 2017-2022 itu mengatakan program Dapur Kurban telah diselenggarakan sejak 2018.

    Anies Baswedan berharap program pembagian daging kurban siap saji ini bisa menambah kebahagiaan bagi masyarakat saat merayakan Idul Adha.

    “Kami berharap makanan yang dimasak oleh para koki yang biasanya hanya dirasakan oleh masyarakat dengan sosial ekonomi tinggi kali ini justru untuk mereka yang secara sosial ekonomi rendah,” ujar Anies, Ahad, 11 Agustus 2019.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sebab dan Pencegahan Kasus Antraks Merebak Kembali di Gunungkidul

    Kasus antraks kembali terjadi di Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta. Mengapa antraks kembali menjangkiti sapi ternak di dataran tinggi tersebut?