DPRD DKI Dihiasi Artis Tina Toon, Staf Ahok, Hingga Anak Lulung

Reporter:
Editor:

Ali Anwar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mantan penyanyi cilik yang juga menjadi Caleg Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Tina Toon saat mengikuti kampanye akbar di Parkir Timur, Komplek Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta, Ahad, 31 Maret 2019. Dalam kampanye ini, para kader dan simpatisan diajak untuk memenangkan Jokowi-Ma'ruf dan PDIP di Pemilu 2019. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Mantan penyanyi cilik yang juga menjadi Caleg Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Tina Toon saat mengikuti kampanye akbar di Parkir Timur, Komplek Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta, Ahad, 31 Maret 2019. Dalam kampanye ini, para kader dan simpatisan diajak untuk memenangkan Jokowi-Ma'ruf dan PDIP di Pemilu 2019. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemilihan Umum DKI Jakarta telah menetapkan 106 anggota DPRD DKI periode 2019-2024 yang lolos dalam pemilihan umum April 2019. Penetapan dilakukan pada Senin, 19 Agustus 2019.

    Ketua KPU DKI Jakarta Betty Epsilon Idroos menyatakan seluruh anggota legislatif yang melenggang ke dewan merupakan wakil dari 10 daerah pemilihan. Berdasarkan hasil rekap yang diterima Tempo, DPRD DKI dihiasi wajah artis hingga anak petinggi politikus, seperti Ima Mahdiah, staf ahok PDIP Dapil 10;

    Guruh Tirta Lunggana, anak Lulung Lunggana dari PAN dapil 1o; Agustina H (Tina Toon) dari PDIP dapil 2; Zita Anjani anak Ketua MPR Zulkifli Hasan dari PAN dapil 5; dan Dimaz Raditya anak Ketua DPR Bambang Soesatyodari Golkar  dapil 2.

    Beberapa anggota DPRD DKI inkumben dinyatakan lolos kembali, seperti Prasetyo Edy Marsudi, Prabowo Soenirman, Abdurrahman Suhaimi, hingga M Taufik.

    Bersamaan dengan penetapan anggota legislatif, DPRD DKI juga mengumumkan partai kandidat yang suaranya berhasil lolos dan meraih kursi. Menurut Betty, dari 10 partai, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan atau PDIP memperoleh suara dominan alias terbanyak. Sedangkan pemeroleh suara terkecil ialah Partai Persatuan Pembangunan atau PPP. Betty juga menyatakan ada empat partai tak lolos kontestasi. “Di antaranya Partai Garuda, Perindo, Hanura, dan PBB,” ucapnya seperti dikutip Antara.

    Partai Hanura terdepak dari pemilihan umum setelah periode sebelumnya memperoleh kursi lumayan. Pada Pemilu Legislatif 2014-2019, Hanura berhasil memperoleh 10 kursi di DKI. Partai ini digantikan oleh partai baru, yakni Partai Solidaritas Indonesia alias PSI. Pada periode ini, PSI meraup 8 kursi dari 8 dapil.

    Dihimpun Tempo, berikut ini daftar 106 anggota DPRD DKI periode 2019-2024 menurut dapilnya.

    Dapil 1

    Partai Gerindra: H. Iman Satria, Dian Pratama

    PDIP: Prasetyo Edi Marsudi, Pandapotan Sinaga, Wa Ode Herlina

    Golkar: Basri Baco

    Nasdem: M. Hariadi Anwar

    PKS: H. Dany Anwar, H. Ismail

    PSI: Idris Ahmad

    PAN: Riano P. Ahmad

    Partai Demokrat: Desie Christhyana Sari

    Dapil 2

    Partai Gerindra: S. Andyaka

    PDIP: Agustina H (Tina Toon), Jhonny Simanjuntak

    Partai Golkar: Dimaz Raditya

    Nasdem: Muhammad Idris

    PKS: Moh. Arifin

    PSI: Anthony Winza Probowo

    PAN: Oman Rohman Rakinda

    Demokrat: Neneng Hasanah

    Dapil 3

    PKB: Jamaluddin Lamanda

    Partai Gerindra: Moh Taufik

    PDIP: Ida Mahmudah, Steven Setia Budi Musa, Gani Suwondo Lie

    Partai Nasdem: Hasan Basri Umar

    PKS: Yusriah Dzinnun

    PSI: Viani Limardi

    Partai Demokrat: Faisal

    Dapil 4:

    PKB: Hasbiallah Ilyas

    Partai Gerindra: Prabowo Soenirman, Zuhdi Mamduhi

    PDIP: Dwi Rio Sambodo, Gilbert Simanjuntak

    Partai Golkar: Judistira Hermawan

    PKS: Taufik Zoelkifli, Muhayar

    PAN: Syahroni

    Partai Demokrat: Mayjen Tni (Purn) H. Ferrial Sofyan

    Dapil 5

    Partai Gerindra: Adi Kurnia Setiadi, Thopaz Nuhgraha Syamsul

    PDIP: Syahrial, Pantas Nainggolan

    Partai Golkar: Taufik Azhar

    PKS: Abdurrahman Suhaimi, Nasdiyanto

    PSI: Justin Adrian

    PAN: Zita Anjani

    Partai Demokrtat: Mujiyono

    Dapil 6

    Partai Gerindra: Syarif, Ichwanul Muslimin

    PDIP: Rasyidi H .Y, Manuara Siahaan

    Partai Golkar: Jamaludin

    PKS: Umi Kulsum, K.H. Muhammad Thamrin

    Ppp: Matnoor Tindoan

    PAN: Bambang Kusumanto

    Partai Demokrat: Misan Samsuri

    Dapil 7

    PKB: Sutikno

    Gerindra: Abdul Ghoni, Esti Arimi Putri

    PDIP: Gembong Warsono, Indrawati Dewi

    Partai Nasdem: Wibi Andrino

    PKS: H. Khoirudin

    PSI: Anggara Wicitra Sastroamidjojo

    PAN: Farazandi Fidinansyah

    Partai Demokrat: Ali Muhammad Johan C.

    Dapil 8

    PKB: Yusuf

    Partai Gerindra: Purwanto, Wahyu Dewanto, Nurhasan

    PDIP: PANji Virgianto, Yuke Yurike

    Partai Nasdem: Nova Harivan

    PKS: Achmad Yani, Dedi Supriadi

    PSI: August Hamonangan

    PAN: Habib Muhamad Bin Salim Alatas

    Partai Demokrat: Achmad Nawawi

    Dapil 9

    PKB: Ahmad Ruslan

    Gerindra: Inggard Joshua, Rany Mauliani

    PDIP: Lauw Siegvrieda, Cinta Mega, Ong Yenny

    Partai Golkar: Khotibi Achyar

    Partai Nasdem: Abdul Azis Muslim

    PKS: Solikhah

    PSI: William Aditya Sarana

    PAN: Lukmanul Hakim

    Partai Demokrat: Nur Afni Sajim

    Dapil 10

    Partai Gerindra: Yudha Permana, Syarifudin

    PDIP: Ima Mahdiah, Merry Hotma, Hardiyanto Kenneth, Stephanie Octavia

    Partai Nasdem: Jupiter

    PKS: H. Nasrullah, Abdul Aziz

    PSI: Eneng Malianasari

    PAN: Guruh Tirta Lunggana

    Partai Demokrat: Wita Susilowaty


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polusi Udara Pembunuh Diam-diam

    Perubahan iklim dan pencemaran udara menyebabkan lebih dari 12,6 juta kematian per tahun. Jumlah korban jiwa ini belum pernah terjadi sebelumnya.