Transpatriot Bekasi Tambah Dua Trayek Baru, Ini Rutenya

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah wartawan menjajal bus Transpatriot di Kota Bekasi, 26 November 2018. Tempo/ Adi Warsono

    Sejumlah wartawan menjajal bus Transpatriot di Kota Bekasi, 26 November 2018. Tempo/ Adi Warsono

    TEMPO.CO, Bekasi - Pemerintah Kota Bekasi menambah dua rute layanan angkutan Transpatriot di wilayahnya. Dengan menggunakan 20 unit armada bus ukuran sedang, layanan angkutan massal baru ini mulai beroperasi pada 22 Agustus mendatang.

    "Akan digratiskan dulu sampai dengan awal September mendatang," kata Direktur PD Mitra Patriot, Tubagus Hendra di kantor Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Bekasi Utara, Selasa, 13 Agustus 2019.

    PD Mitra Patriot merupakan perusahaan daerah yang ditugasi pemerintah mengelola Transpatriot. Perusahaan ini menggandeng Perusahaan Umum (Perum) Damri sebagai operator.

    Hendra mengatakan dua rute terbaru itu adalah Sumber Artha (Bekasi Barat)-Wisma Asri (Bekasi Utara) via Kalimalang dan Bantargebang-Summarecon Bekasi via Jalan Siliwangi.

    Adapun bus yang dipakai merupakan hibah dari Kementerian Perhubungan yang diberikan pada akhir Desember tahun lalu. "Akan sosialisasi lebih dulu," kata dia.

    Hendra mengatakan dua trayek baru ini menambah dua trayek yang telah beroperasi sebelumnya, yaitu Terminal Bekasi-Harapan Indah via Jalan Joyomartono dan Terminal Bekasi-Harapan Indah via Jalan Cut Meutia. Adapun tarif yang dikenakan pada dua trayek lama Rp 4.000 karena mendapatkan subsidi. "Untuk trayek baru tidak ada subsidi," kata dia.

    Untuk memudahkan pembayaran, perusahaan daerah menggandeng pihak ketiga yang memiliki aplikasi cashless. Adapun tarif Transpatriot yang dikenakan menggunakan batas atas Rp 10.000 dan batas bawah Rp 5.000. Penyedia jasa pembayaran kini sedang menjajaki kerja sama dengan perbankan. "Nanti tidak menerima pembayaran tunai," kata CEO TRON, David Santosa.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kerusuhan Manokwari, Bermula dari Malang Menjalar ke Sorong

    Pada 19 Agustus 2019, insiden Kerusuhan Manokwari menjalar ke Sorong. Berikut kilas balik insiden di Manokwari yang bermula dari Malang itu.