4.000 Pegawai DKI Bakal Upacara HUT RI Ke-74 di Pulau Reklamasi

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan didampingi Dirut Jakpro Dwi Wahyu Daryoto (kiri) dan Sekjen Dewan Ketahanan Nasional Letjen Doni Monardo (kanan) meninjau area pembangunan jalur Jalasena di Pantai Kita dan Pantai Maju, PIK, Jakarta, Ahad, 23 Desember 2018. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan didampingi Dirut Jakpro Dwi Wahyu Daryoto (kiri) dan Sekjen Dewan Ketahanan Nasional Letjen Doni Monardo (kanan) meninjau area pembangunan jalur Jalasena di Pantai Kita dan Pantai Maju, PIK, Jakarta, Ahad, 23 Desember 2018. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebanyak 4.000 pegawai Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang berkantor di Balai Kota akan mengikuti upacara HUT RI ke-74 di pulau reklamasi.

    "Untuk upacara di reklamasi ada sekitar 4.000 pegawai yang akan ikut upacara," kata Kepala Biro Kepala Daerah dan Luar Negeri DKI Jakarta, Mawardi saat dihubungi Tempo, Rabu, 14 Agustus 2019.

    Mawardi menyebutkan ribuan pegawai tersebut akan berangkat pada Sabtu subuh dengan menggunakan bus. DKI sudah menyiapkan sebanyak 75 bus untuk keberangkatan.

    Adapun upacara peringatan hari kemerdekaan Indonesia itu, kata Mawardi, bakal digelar di lapangan terbuka di pulau D atau pantai Maju. Berbagai persiapan juga sudah disiapkan, termasuk gladi resik.

    Mawardi mengatakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan bertindak sebagai inspektur upacara. "Inspekturnya pak gubernur," ujarnya.

    Anies Baswedan pun menyampaikan alasan mengapa pelaksanaan upacara kemerdekaan RI tahun ini digelar di pulau reklamasi. Menurut dia, hal tersebut sebagai simbol bahwa pulau buatan tersebut milik umum dan terbuka. "Kita laksanakan upacara disana sebagai simbol tanah air kita dihasil tanah yang dahulunya dikuasai swasta," kata dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Uji Praktik SIM dengan Sistem Elekronik atau e-Drives

    Ditlantas Polda Metro Jaya menerapkan uji praktik SIM dengan sistem baru, yaitu electronic driving test system atau disebut juga e-Drives.