Lakukan Pelecehan di KRL, Pegawai RS Terancam 15 Tahun Penjara

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas berkebaya melakukan sosialisai tentang pencegahan pelecehan seksual di transportasi publik saat menyambut Hari Kartini di dalam KRL, Jakarta, 20 April 2018. Kegiatan ini dilakukan PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) bersama komunitas pengguna Kereta Rel Listrik (KRL) dan komunitas perempuan. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Petugas berkebaya melakukan sosialisai tentang pencegahan pelecehan seksual di transportasi publik saat menyambut Hari Kartini di dalam KRL, Jakarta, 20 April 2018. Kegiatan ini dilakukan PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) bersama komunitas pengguna Kereta Rel Listrik (KRL) dan komunitas perempuan. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Polda Metro Jaya menahan Hengki, seorang pegawai di salah satu rumah sakit di Jakarta. Hengki dituduh melakukan tindakan pelecehan di KRL kepada gadis di bawah umur saat berada di dalam kereta Commuter Line pada Kamis, 8 Agustus 2019 sekitar pukul 06.40.

    "Saat korban naik kereta di Stasiun Manggarai pada Kamis lalu, pelaku Hengki juga naik," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Kamis, 15 Agustus 2019.

    Dalam kondisi KRL yang penuh sesak, Hengki mencuri kesempatan dengan menyelipkan tangannya di antara penumpang. Dengan tangan kirinya, Hengki meremas bagian dada korban. "Dengan tangan kiri tersangka pegang bagian dada korban sampai puas," ujar Argo.

    Korban yang merasa bagian sensitifnya digerayangi lalu berteriak. Penumpang lain dalam KRL lalu segera meringkus Hengki dan menyerahkannya kepada petugas keamanan. Saat ditangkap, Hengki sedang menggunakan seragam bertuliskan Kementerian Kesehatan.

    Dari pengakuannya, pelaku mengaku baru pertama kali melakukan tindakan tak senonoh itu. Namun polisi tak percaya dan akan memeriksa pelaku lebih lanjut.

    Kini, warga Teluk Pucung, Bekasi Utara itu harus mendekam di balik jeruji besi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Argo mengatakan polisi akan menjerat Hengki, pelaku pelecehan di KRL itu dengan Pasal 290 KHUP tentang pencabulan dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.