Upacara HUT RI ke-74 di Pulau Reklamasi, PNS DKI: Udaranya Bersih

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bendera Merah Putih berkibar saat upacara peringatan Dirgahayu Satpol PP DKI Jakarta ke 69 dan Satlinmas ke 57 di Lapangan Monas, Jakarta, Rabu, 7 Agustus 2019. Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan selaku Inspektur Upacara. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    Bendera Merah Putih berkibar saat upacara peringatan Dirgahayu Satpol PP DKI Jakarta ke 69 dan Satlinmas ke 57 di Lapangan Monas, Jakarta, Rabu, 7 Agustus 2019. Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan selaku Inspektur Upacara. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Sejumlah pegawai negeri sipil atau PNS DKI menyebut udara di pulau reklamasi D atau Pantai Maju terasa lebih bersih dibandingkan di pusat kota. Hal tersebut disampaikan saat ribuan PNS menghadiri upacara bendera memperingati HUT RI ke-74.

    "Udara sih terasa lebih segar ketimbang di Jakarta. Karena pertama kali ada kegiatan di sini ya udaranya masih bersih" ujar Muzzakir Fahmi, PNS dari Dinas Pemadam Kebakaran Provinsi DKI Jakarta, Sabtu, 17 Agustus 2019.

    Muzzakir juga mengaku merasa nyaman berjalan kaki saat turun dari Metrotrans di Ring Park SVE 27 dengan udara yang berbeda dari yang dihirup biasanya.

    Senada dengan Muzzakir, PNS lainnya, Arum Alamratri, tampak melepas maskernya. "Kalau udaranya sih bagus. Meski berangkat dari jam 05.30, saya sudah pakai masker dari Jakarta, sekarang saya lepas," ujar PNS Dinas Sumber Daya Air itu.

    Belum ada pengukuran akurat soal kualitas udara di Pantai Maju. Namun pada hari ini, kualitas udara Jakarta secara umum tidak sehat. Pada pukul 06.00 WIB, dengan US Air Quality Index (AQI) atau indeks kualitas udara menujukkan 153 dan konsentrasi parameter PM2.5 sebesar 59 ug/m3.

    Adapun upacara HUT RI ke-74 digelar di pulau reklamasi. Sekitar 4.000 PNS ikut dalam upacara yang digelar pertama kalinya di pulau buatan itu. Mereka diangkut menggunakan puluhan angkutan massal seperti Metrotrans, mobil dinas, hingga bus sekolah gratis dari 12 titik keberangkatan di Jakarta. Hal itu ditujukan guna mengurangi polusi udara yang diakibatkan penggunaan kendaraan pribadi untuk mengangkut mereka.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.