Selasa, 24 September 2019

Upacara HUT RI di Pulau Reklamasi, Anies Sebut PNS Sulit Masuk

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Persiapan hari terakhir upacara bendera HUT RI ke-74 di pulau reklamasi, Jumat, 16 Agustus 2019. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menginstruksikan upacara tahun ini dipindah ke kawasan Pantai Maju. TEMPO/MUH HALWI

    Persiapan hari terakhir upacara bendera HUT RI ke-74 di pulau reklamasi, Jumat, 16 Agustus 2019. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menginstruksikan upacara tahun ini dipindah ke kawasan Pantai Maju. TEMPO/MUH HALWI

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggelar upacara HUT RI ke-74 di pulau reklamasi, Pantai Maju, Jakarta Utara, Sabtu, 17 Agustus 2019. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan tahun ini merupakan yang pertama pemprov DKI menggelar upacara di lahan hasil reklamasi.

    "Hari ini kita selenggarakan upacara di sini untuk mengirimkan pesan pada semua bahwa ini adalah tanah air kita. Ini adalah tanah kita dan kita ingin memastikan bahwa bendera merah putih pun berkibar di tanah ini (pulau reklamasi)," kata Anies seusai upacara.

    Menurut Anies, selama ini lahan di pulau reklamasi seakan hanya milik pribadi segelintir orang. Bahkan, aparatur pemerintah pun sulit untuk masuk ke dalam pulau reklamasi. Padahal, pulau buatan itu ada di bawah negara Indonesia. "Karena itulah seluruh jajaran dan masyarakat kita menyelenggarakan upacara di tanah ini," ujarnya.

    Selain itu, melalui upacara ini, Anies ingin mengirim pesan kepada semua bahwa Jakarta adalah kota yang menghargai para pejuang. Di Jakarta, kata dia, semua pejuang kemerdekaan dan turunannya tidak dibebani pajak bumi dan bangunan.

    Alasan pemerintah membebaskan pajak tersebut, kata Anies, karena mereka telah bekerja membebaskan bangsa ini dari penjajahan dan kolonialisme. Menurut dia, banyak pejuang sebelumnya terusir dari rumah yang mereka tempati karena tidak mampu membayar pajak.

    Karena itu, kata Anies, pemerintah DKI Jakarta membebaskan mereka dari pajak tersebut. "Dengan kita membebaskan para legiun veteran, para keluarga pahlawan, para pemegang bintang-bintang jasa perjuangan untuk bisa tinggal di kota ini. Karena ironis mereka yang berjuang membebaskan dari kolonialisme justru terusir dari tanahnya sendiri," ujarnya.

    Selain itu, pada peringatan kemerdekaan Indonesia tahun ini, pemerintah ingin mengirimkan pesan kepada semua orang bahwa ibu kota akan selalu mempertahankan dan menghargai para pejuang bangsa. "Pesan kepada seluruh jajaran mari kita teruskan perjuangan ini di bidang kita. Di Jakarta dijadikan kota yang maju dan kota yang warganya merasakan kebahagiaan dan ada keadilan bagi semuanya," kata Anies Baswedan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Imam Nahrawi dan Para Menteri di Pusaran Korupsi

    KPK menetapkan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi sebagai tersangka. Artinya, dua menteri kabinet Presiden Joko Widodo terjerat kasus korupsi.