Minggu, 22 September 2019

Pidato HUT RI ke-74, Anies Baswedan: Jakarta Kota yang Ramah

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan saat memberikan pidato pada upacara detik-detik proklamasi 17 Agustus di Pantai Jaya, Pulau Reklamasi, Jakarta, Sabtu, 17 Agustus 2019. Dalam pidatonya Anies berpesan agar masyarakat menjunjung tinggi dan menerapkan Pancasila khususnya sila ketiga tentang Persatuan Indonesia. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan saat memberikan pidato pada upacara detik-detik proklamasi 17 Agustus di Pantai Jaya, Pulau Reklamasi, Jakarta, Sabtu, 17 Agustus 2019. Dalam pidatonya Anies berpesan agar masyarakat menjunjung tinggi dan menerapkan Pancasila khususnya sila ketiga tentang Persatuan Indonesia. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjadi inspektur upacara HUT RI ke-74 di Pantai Maju Pulau Reklamasi, Jakarta Utara, Sabtu, 17 Agustus 2019. Dalam upacara kemerdekaan itu, Anies menyampaikan pidatonya kepada ribuan peserta upacara dari aparatur sipil negara, pelajar, organisasi masyarakat dan tamu undangan lainnya.

    Anies menuturkan sejak lama kota Jakarta telah menjadi simpul percontohan persatuan Indonesia, karena ada masyarakat yang sejak dahulu menyambut dengan terbuka seluruh warga Indonesia dengan kehangatan. Setiap tamu yang datang juga disambut dengan kesetaraan dan keterbukaan.

    "Hal itu telah membuat Kota Jakarta menjadi kota yang ramah bagi semuanya," kata Anies dalam pidatonya.

    Kata Anies, di kota ini pula persatuan dirajut dan deklarasi-deklarasi penting yang menyangkut bangsa dan negara dilaksanakan. "Itu semua berkat masyarakat Betawi yang telah memfasilitasi terjadinya persimpulan antar seluruh unsur bangsa Indonesia."

    Mantan menteri pendidikan dan kebudayaan itu mengajak seluruh masyarakat manfaatkan kemerdekaan Indonesia untuk bersyukur karena negara ini tetap kokoh, tetap kuat, dan rakyatnya senantiasa rukun. Sebab, kemerdekaan pada hakikatnya adalah bagaimana suatu bangsa dapat mandiri dalam segala aspek kehidupan.

    Dalam pidato pada HUT RI ke-74 ini, Anies Baswedan juga mengimbau seluruh masyarakat bijak dalam menyikapi perbedaan baik yang alamiah dan historis, atau pun perbedaan yang sifatnya geografis, sosial, etnis, maupun agama. "Walaupun berbeda, kita semua memiliki satu tekad dan tujuan yang sama," tuturnya.

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Imam Nahrawi Diduga Terjerat Dana Hibah

    Perkara dugaan korupsi Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi bermula dari operasi tangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi pada 18 Desembe