Selasa, 17 September 2019

Puluhan Siswa SMP di Bekasi Diduga Keracunan Makanan Kedaluwarsa

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi keracunan makanan. Kuwaitiful.com

    Ilustrasi keracunan makanan. Kuwaitiful.com

    TEMPO.CO, Bekasi - Sebanyak 39 pelajar SMP swasta di Jalan Irigasi 2, Kelurahan Bekasijaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi dilaporkan keracunan makanan kedaluwarsa. Akibatnya, mereka dilarikan ke pusat layanan kesehatan hingga rumah sakit.

    Kepala Bidang Pencegahan Pencegahan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Dezy Sukrawati mengatakan, peristiwa keracunan massal terjadi pada Senin, 19 Agustus lalu. Menurut dia, korban keracunan mengalami mual, muntah, sampai dengan sakit perut.

    Dezy mengatakan sebanyak 35 korban keracunan dilarikan ke pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) Wismajaya, dan lima lainnya dilarikan ke Rumah Sakit Kartini, Bekasi Timur. "Semua sudah aman dan pulang ke rumah kemarin," kata dia saat dikonfirmasi wartawan di Bekasi, Selasa, 20 Agustus 2019.

    Menurut Dezy, mereka diduga keracunan usai mengkonsumsi makanan ringan, susu, dan lainnya. Tapi, dari sekian makanan, belum diketahui jenis makanan yang menyebabkan puluhan anak-anak ini mengalami mual sampai muntah tersebut. "Kami menunggu hasil pemeriksaan BBTKL (Balai Besar Teknik Kesahatan Lingkungan)," ujarnya.

    Usai kejadian ini, instansinya mengimbau kepada masyarakat agar memperhatikan tanggal kedaluwarsa makanan yang dibeli atau dikonsumsi. "Jika sesudah makan sesuatu, kemudian ada keluhan segera ke layanan kesehatan," ucap Dezy.

    Juru bicara Polres Metro Bekasi Kota Komisaris Erna Ruswing Andari mengatakan, hasil penyelidikan sementara makanan yang dikonsumsi merupakan hadiah lomba perayaan HUT ke-74 RI di sekolah tersebut. "Makanan itu dibeli di salah satu warung sekitar sekolah. Ternyata makanan itu sudah kedaluwarsa," ujar Erna dikonfirmasi terpisah.

    Menurut Erna, polisi masih menyelidiki kasus keracunan makanan kedaluwarsa tersebut. Pihak sekolah juga telah diperiksa dan berpesan agar meneliti lebih dulu makanan ringan yang dibeli. "Pihak sekolah diperintahkan agar lebih waspada terhadap makanan kedaluwarsa," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Profil Ketua KPK Firli Bahuri dan Empat Wakilnya yang Dipilih DPR

    Lima calon terpilih menjadi pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi untuk periode 2019-2023. Firli Bahuri terpilih menjadi Ketua KPK.