Kronologis Siswi SMK Bekasi Korban Kekerasan Teman dan Senior

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi tindak kekerasan. 123rf.com

    Ilustrasi tindak kekerasan. 123rf.com

    TEMPO.CO, Bekasi - Seorang siswi SMK swasta di Bekasi Timur, Kota Bekasi menjadi korban kekerasan fisik oleh senior dan alumni sekolahnya pada Rabu, 14 Agustus 2019 lalu. Usai kejadian, korban GL, yang masih duduk di bangku kelas X itu enggan bersekolah lagi karena trauma dan takut.

    Peristiwa kekerasan fisik ini direkam menggunakan telepon genggam dan menyebar atau viral. Dalam rekaman yang didapatkan Tempo, pelaku kekerasan tiga orang. Satu memakai seragam sekolah yang merupakan seniornya, dua lagi pakaian bebas merupakan alumni sekolah.

    Ali Sadikin, 44 tahun, orang tua korban, mengaku telah melaporkan kejadian tersebut ke Kepolisian Resor Metro Bekasi Kota. Tiga orang terlapor adalah A, P, dan D. "Berharap segera ada penindakan, supaya tidak ada kejadian lagi," ujar Ali di rumahnya, Bekasi Utara, Rabu 21 Agustus 2019.

    Dalam laporannya, Ali bercerita peristiwa bermula ketika anaknya pulang sekolah. Dia diajak ke sebuah warung kopi oleh temannya AL. Sampai di warung itu, GL bertemu dengan tiga orang pelaku A, P, dan D. Ketiganya mengajak korban ke sebuah taman yang terdapat polder di Jalan Irigasi. "Ditantang berkelahi," ujar Ali.

    Korban menolak tapi ketiga pelaku mempersekusi. Korban awalnya ditendang bagian dada, lalu dipukul pakai sandal, dan pakai tangan kosong di wajah. Ali menyebut, akibat kekerasan itu, anaknya menderita luka lebam di dada dan punggung. "Waktu pulang enggak ngaku, cuma penampilannya acak-acakan," kata Ali.

    Ia mengatakan, selama lima hari, GL tampak murung, enggan sekolah. Bahkan setiap malam kerap mengigau dan terlihat ketakutan. Menurut dia, GL enggan bercerita peristiwa yang menimpanya.

    Kekerasan baru terungkap setelah video beredar di masyarakat. Ali melihat dari ponsel tetangganya. "Saya tanya dan ternyata benar, kemudian langsung lapor polisi," ucap Ali.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tujuh Poin Revisi UU KPK yang Disahkan DPR

    Tempo mencatat tujuh poin yang disepakati dalam rapat Revisi Undang-undang Nomor 30 tahun 2002 atau Revisi UU KPK pada 17 September 2019.