Ular Berbisa Tewaskan Satpam di Serpong, Polisi: Salah Sendiri

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seekor ular kobra air mematuk lengan Tim Friede untuk membuktikan imunitas pria ini. Tim telah dipatuk lebih dari 100 ular berbisa selama beberapa waktu terakhir. Dailymail.co.uk

    Seekor ular kobra air mematuk lengan Tim Friede untuk membuktikan imunitas pria ini. Tim telah dipatuk lebih dari 100 ular berbisa selama beberapa waktu terakhir. Dailymail.co.uk

    TEMPO.CO, Tangerang - Polisi menyatakan telah menerima laporan kematian Iskandar, satpam perumahan Gading Serpong, Kabupaten Tangerang, diduga karena gigitan ular berbisa. "Laporan terkait itu kami terima tapi tidak menjadi bahan penyidikan," ujar Kapolsek Kelapa Dua Komisaris Effendi saat dihubungi, Jumat 23 Agustus 2019.

    Polisi tak mengusutnya karena peristiwa yang dialami Iskandar dinilai lebih karena ketidaktahuan bahaya berhadapan dengan ular berbisa. Effendi menuturkan berdasarkan laporan yang diterima dari pengurus Rukun Warga Kluster Michella Gading Serpong, keterangan saksi, dan rekaman video peristiwa. 

    Setelah ular menggigit jari telunjuknya, Iskandar tak menganggapnya serius. Dia tidak segera mencari pertolongan ke rumah sakit. Saat itu Iskandar bersama seorang anggota satpam lainnya, Jaelani, yang dianggap tak pula menyadari bahaya ular berbisa.

    "Dia (Iskandar) hanya mengisap dan mengeluarkan darah dari jarinya itu, selanjutnya korban tenang-tenang saja dan sempat membuat ular itu sebagai mainan," kata Effendi. Dia menambahkan, "Dilarikan ke rumah sakit ketika sudah beberapa jam dan akhirnya terlambat. Nyawanya tidak tertolong lagi."

    Berdasarkan salinan berita acara pelaporan warga kluster Michella Gading Serpong yang juga diperoleh Tempo, kemunculan ular pada Selasa petang, 20 Agustus 2019. Mendapat laporan dari warga perumahan, Iskandar berusaha mencari ular yang dimaksud. Dia dan Jaelani berusaha menangkapnya menggunakan gagang sapu lidi. Kepala ular lantas dijepitnya dengan gagang sapu itu. 

    Iskandar mencoba memegang bagian kepala ular, tapi belum sampai berhasil jari telunjuknya lebih dulu digigit. Ia kesakitan dan dilarikan ke Rumah Sakit Bethsaida. Tapi rupanya rumah sakit tidak menyediakan serum anti ular berbisa. Iskandar lalu dibawa ke RS Umum Kabupaten Tangerang. Rabu pagi, 21 Agustus 2019 pukul 04.30 WIB, Iskandar meninggal.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Imam Nahrawi dan Para Menteri di Pusaran Korupsi

    KPK menetapkan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi sebagai tersangka. Artinya, dua menteri kabinet Presiden Joko Widodo terjerat kasus korupsi.