3 Kesalahan Fatal di Kasus Ular Berbisa Tewaskan Satpam Serpong

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ular weling. wikipedia.org

    Ular weling. wikipedia.org

    TEMPO.CO, Jakarta -Ketua Yayasan Sioux Ular Indonesia Aji Rachmat menilai ada tiga kesalahan fatal dalam kasus tewasnya Satpam perumahan Paramout Serpong setelah digigit seekor ular berbisa. "Kesalahannya beruntun," ujar Aji saat dihubungi Tempo, Minggu 25 Agustus 2019.

    Berikut kesalahan fatal dalam kasus tewasnya Satpam perumahan Paramount Serpong setelah digigit ular berbisa jenis Weling.

    --Salah dalam Proses Penangkapan.
    Aji menjelaskan, dari sisi identifikasi karena ketidaktahuan, Iskandar korban gigit ular itu tidak bisa membedakan jenis ular berbisa dan tidak berbisa sehingga saat menangkap ular itu hanya menggunakan peralatan seadanya.

    Kesalahan berikutnya, kata Aji, Satpam perumahan itu memegang kepala ular jenis Weling yang sangat berbisa itu merupakan kesalahan yang fatal juga. "Pegang kepala ular Weling pasti digigit, kena bisa karena gigi taring ular ini didepan."

    Aji mengatakan ular Weling memiliki tekstur kulit licin, tidak berlendir tapi sisiknya licin sehingga tidak pernah disarankan memegang bagian kepalanya. " Kalau pegang tidak disarankan dibagian kepala.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Imam Nahrawi Diduga Terjerat Dana Hibah

    Perkara dugaan korupsi Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi bermula dari operasi tangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi pada 18 Desembe