Abdul Somad Terancam Dijerat Penistaan Agama, Begini Saran Ahok

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama (Ahok) dan Djarot Syaiful Hidayat mengobrol saat usai acara pelantikan anggota DPRD DKI Jakarta di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin, 26 Agustus 2019. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama (Ahok) dan Djarot Syaiful Hidayat mengobrol saat usai acara pelantikan anggota DPRD DKI Jakarta di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin, 26 Agustus 2019. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama atau Ahok menyarankan penceramah Abdul Somad untuk banyak berdoa dalam menghadapi tudingan pencemaran agama yang tengah dia hadapi. Sebagai umat Nasrani, Ahok mengaku tak mempermasalahkan ucapan Somad.

    Ahok mengaku tak terlalu mengikuti masalah yang tengah melilit penceramah kondang tersebut. Namun dia menyatakan bahwa ucapan Somad soal salib dan patung dalam video yang sempat viral di media sosial itu biasa saja. 

    "Saya nggak tahu, bagi saya biasa saja," ujar Ahok di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin 25 Agustus 2019.

    Ahok juga tidak mempermasalahkan Abdul Somad yang tidak mau menyampaikan permintaan maaf atas kasus penistaan agama.

    "Nggak apa-apa, oke saja," ujarnya.

    Mantan Gubernur DKI Jakarta yang juga sempat terjerat masalah penistaan agama itu menyarankan Abdul Somad untuk berdoa agar mengenal tuhan lebih baik.

    "Berdoa saja," ujarnya.

    Abdul Somad dalam sebuah rekaman video ceramahnya menyinggung soal salib yang viral di sosial media. Dia kemudian dilaporkan atas dugaan penistaan agama oleh beberapa pihak yaitu Horas Bangso Batak, Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia dan seseorang bernama Sudiarto.

    Meskipun memicu kontroversi, Abdul Somad secara tegas menyatakan tak akan meminta maaf atas ucapannya itu. Dia menyatakan bahwa apa yang dia ucapkan merupakan ajaran Islam yang merupakan agamanya. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.