Ibu Kota Pindah, Anies Baswedan: Urban Regeneration Jalan Terus

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan usai penandatanganan Mou Kebijakan Umum APBD Perubahan DKI 2019 di Jakarta, Rabu 14 Agustus 2019. TEMPO /TAUFIQ SIDDIQ

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan usai penandatanganan Mou Kebijakan Umum APBD Perubahan DKI 2019 di Jakarta, Rabu 14 Agustus 2019. TEMPO /TAUFIQ SIDDIQ

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan program urban regeneration Jakarta akan terus berjalan usai pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan Timur. Hal tersebut, kata Anies, sudah disepakati oleh Presiden Joko Widodo.

    "Pak presiden menegaskan komitmen untuk pembangunan Jakarta jalan terus, lalu saya sampaikan agenda urban regeneration," kata Anies di Balai Kota DKI, Selasa, 27 Agustus 2019.

    Anies mengatakan program urban regeneration tersebut meliputi transportasi, yaitu dengan perluasan MRT, LRT, bus dan mikro bus. Kemudian soal perumahan, jangkauan ari bersih dan pengelolaan limbah.

    Menurut Anies, dari segi pembangunan, program urban regeneration tersebut bakal dipercepat pasca pemindahan ibu kota. Secara keseluruhan, kata dia, program tersebut akan dikerjakan dalam tiga fase. "Fase pertama sampai 2020, fase kedua sampai 2025 dan fase ketiga sampai 2030," ujarnya.

    Anies Baswedan mengatakan program yang menelan anggaran hingga Rp 517 triliun tersebut akan dibiayai dari APBN, APBD, investasi dan kerja sama. "Pembicaraan kemarin di kantor Wapres dengan Kemenkeu dan Bappenas sudah level teknis," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dijen Imigrasi Ronny Sompie Dicopot Terkait Harun Masiku

    Pencopotan Ronny Sompie dinilai sebagai cuci tangan Yasonna Laoly, yang ikut bertanggung jawab atas kesimpangsiuran informasi kasus Harun.