Kivlan Zen Dikabarkan Stroke Ringan, Pengacara: Belum Dirawat

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mantan Kepala Staf Kostrad Mayor Jenderal (Purn) Kivlan Zen bersiap menjalani pemeriksaan di Bareskrim Polri, Jakarta, Rabu, 29 Mei 2019. Menurut Kivlan, dalam kasusnya, polisi telah memeriksa dua orang anggota Badan Pemenangan Prabowo Subianto - Sandiaga Uno yaitu Permadi dan Lieus Sungkharisma.  TEMPO/M Taufan Rengganis

    Mantan Kepala Staf Kostrad Mayor Jenderal (Purn) Kivlan Zen bersiap menjalani pemeriksaan di Bareskrim Polri, Jakarta, Rabu, 29 Mei 2019. Menurut Kivlan, dalam kasusnya, polisi telah memeriksa dua orang anggota Badan Pemenangan Prabowo Subianto - Sandiaga Uno yaitu Permadi dan Lieus Sungkharisma. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Tersangka kasus kepemilikan senjata api ilegal Mayor Jenderal (Purn) Kivlan Zen dikabarkan terkena stroke ringan. Kuasa hukum Kivlan, Hendrik Siahaan mengatakan bahwa kliennya sedang sakit dan harus dirawat. 

    "Agak mencong (miring) sedikit," ujar Hendrik sambil menunjukkan mulutnya sebagai tanda bagian tubuh Kivlan yang terkena stroke ringan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jumat, 30 Agustus 2019.

    Hendrik mengatakan Kivlan sudah diperiksa oleh dokter dan direkomendasikan dirawat di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto. Tapi Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat, selaku pihak yang bertanggung jawab atas menahan Kivlan, belum memberi respons atas rekomendasi itu.

    Padahal, ujar Hendrik, surat permohonan pemeriksaan dan perawatan tersebut sudah disampaikannya ke Kejaksaan sejak Senin, 26 Agustus lalu. "Kelihatannya pihak Kajari, mempingpong kami sebagai kuasa hukum," ujar Hendrik.

    Kivlan ditahan terkait kasus kepemilikan senjata api Azwarmy, satu dari enam tersangka kasus kerusuhan 22 Mei. Azwarmy merupakan supir pribadi Kivlan yang membeli senjata itu atas suruhan bosnya.

    Menurut polisi, Kivlan membeli senjata itu untuk membunuh empat pejabat tinggi negara.

    Saat ini, Kivlan Zen tengah mengajukan gugatan praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan atas penangkapan, penahanan, penyitaan dan penetapan tersangka terhadapnya. Mantan Kepala Staf Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat itu sudah dua kali mengajukan praperadilan terhadap Polda Metro Jaya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tito Karnavian Anggap OTT Kepala Daerah Bukan Prestasi Hebat

    Tito Karnavian berkata bahwa tak sulit meringkus kepala daerah melalui OTT yang dilakukan Komisi Pemerantasan Korupsi. Wakil Ketua KPK bereaksi.