Puncak Padat, Bupati Bogor Mau Buat Wisata Tandingan di Malasari

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Keindahan sawah terasering di Desa Wisata Malasari, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor. (Instagram @nirmalamalasaritourism)

    Keindahan sawah terasering di Desa Wisata Malasari, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor. (Instagram @nirmalamalasaritourism)

    TEMPO.CO, Bogor - Bupati Bogor Ade Yasin ingin membuat kawasan wisata baru di Malasari, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor sebagai alternatif kawasan Puncak. Ia menilai saat ini Puncak sudah overload atau terlalu padat oleh kunjungan wisatawan.

    "Puncak sudah terlalu overload, kita akan menggenjot pariwisata di Malasari, dan akan menjadi pilot project. Termasuk di sana akan didukung infrastruktur," kata Ade, Jumat, 30 Agustus 2019.

    Menurut Ade, Malasari nantinya akan dibuat menjadi kawasan wisata dengan konsep mengedepankan ekonomi kerakyatan. Salah satu contohnya pemerintah Bogor akan memberikan bantuan kepada beberapa pengelola penginapan agar meningkatkan kualitas layanan.

    "Jadi wisatawan tetap nyaman walau disuguhkan rumah homestay. Nanti ke depan tidak akan hotel berkembang di sini, tetap ecotourism itu mengangkat ekonominya kerakyatan," kata Ade.

    Ia meyakini konsep ecotourism akan membuat masyarakat sekitar menjadi pemeran utama dalam berkembangnya pariwisata di wilayah barat Kabupaten Bogor itu. "Jangan sampai ketika dibukakan akses pariwisata di sana, warga sekitar hanya menjadi penonton ataupun kacung," kata Ade.

    Bupati Bogor sebelumnya pernah mengunjungi kawasan Malasari saat kegiatan Halimun Youth Camp (HYCamp) 2019 pekan lalu. Ia mengaku menikmati pemandangan alam yang indah di sana seperti perkebunan teh Nirmalasari, glowing mushroom atau jamur bercahaya, kemudian terdapat golden sunrise. "Di sana ada yang namanya Rumah Tokyo, rumah singgah yang sengaja dibuat orang-orang Jepang untuk pusat konservasi yang ada di sana," kata dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Komentar Yasonna Laoly Soal Harun Masiku: Swear to God, Itu Error

    Yasonna Laoly membantah disebut sengaja menginformasikan bahwa Harun berada di luar negeri saat Wahyu Setiawan ditangkap. Bagaimana kata pejabat lain?