Dua Hari Usai Serah Kunci, Rusunami DP 0 Rupiah Masih Sepi

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kiri) beserta Ibu Fery Farhati Ganis (kanan) berbincang dengan warga saat serah terima kunci rumah Dp 0 di Jakarta, Sabtu, 31 Agustus 2019. Pembangunan rusunami ini telah rampung pada Juli 2019. TEMPO/Genta Shadra Ayubi

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kiri) beserta Ibu Fery Farhati Ganis (kanan) berbincang dengan warga saat serah terima kunci rumah Dp 0 di Jakarta, Sabtu, 31 Agustus 2019. Pembangunan rusunami ini telah rampung pada Juli 2019. TEMPO/Genta Shadra Ayubi

    TEMPO.CO, Jakarta -Dua hari setelah serah terima kunci rumah susun hak milik alias rusunami DP 0 rupiah Samawa, belum banyak penghuni yang menempati unit mereka di Klapa Vilage Jakarta Timur tersebut.

    Manager Building Samawa Klapa Village Afri Purwanto mengatakan dua hari pasca serah terima kunci baru satu penghuni yang baru menempati.

    "Baru ada satu penghuni yang baru menempati," ujar Afri saat ditemui di Samawa Klapa Vilage Jakarta Timur, Selasa 3 September 2019.

    Menurut Afri, hal tersebut karena saat ini masih hari kerja sehingga belum banyak masyarakat yang pindahan barang ke unit Samawa Klapa Village.

    Afri menyebutkan tidak ada batasan waktu bagi penghuni untuk mulai menempati rusun tersebut. Namun dia mengimbau agar lebih cepat lebih baik, agar jika ada kendala atau kekurangan di unit tersebut bisa diperbaiki.

    Afri memperkirakan akhir pekan ini penghuni bakal ramai yang akan pindah dan mulai menempati rumah DP Nol persen atau disebut juga DP 0 rupiah tersebut.

    Pengelola, kata Afri juga sudah menyiapkan bantuan bagi penghuni rusunami DP 0 rupiah itu yang membawa barang besar saat pindahan. "Kami sudah siapkan lift barang untuk penghuni," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Terobosan Nadiem di Pendidikan, Termasuk Menghapus Ujian Nasional

    Nadiem Makarim mengumumkan empat agenda utama yang dia sebut "Merdeka Belajar". Langkah pertama Nadiem adalah rencana menghapus ujian nasional.