Warga Dengar Teriakan Yayan Saat Digigit Anjing Bima Aryo

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bima sering mengunggah video YouTube mengenai perilaku anjing-anjing peliharaannya. Ia diketahui memiliki 5 ekor anjing yang semuanya memiliki akun Instagram masing-masing. Instagram

    Bima sering mengunggah video YouTube mengenai perilaku anjing-anjing peliharaannya. Ia diketahui memiliki 5 ekor anjing yang semuanya memiliki akun Instagram masing-masing. Instagram

    TEMPO.CO, Jakarta - Teriakan Yayan, korban tewas karena gigitan anjing milik presenter Bima Aryo sempat mengagetkan warga sekitar Jalan Langgar No.41 RT 04 RW 04, Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur. Warga tak bisa berbuat banyak karena takut dengan keganasan anjing jenis Belgian Malinois bernama Sparta itu.

    Cerita itu diungkap oleh Nuryah, 46 tahun. Dia mengaku tengah menidurkan anaknya yang masih balita pada Jumat malam, 30 Agustus 2019. Sekitar pukul 20.30 WIB, saat anaknya baru saja tertidur lelap, Nuryah mendengar suara teriakan meminta tolong yang keras berkali-kali.

    Spontan, ibu rumah tangga itu pun mengecek ke luar rumahnya. “'Tolong! Tolong!' Begitu berkali-kali. Saya pikir ada orang berantem,” kata Nuryah kepada Tempo di kediamannya Rabu, 4 September 2019.

    Menurut cerita Nuryah, akibat teriakan tersebut warga ramai berkumpul. Ternyata, suara teriakan itu datang dari rumah presenter Bima Aryo yang berjarak beberapa meter saja dari rumahnya. Warga sekitar, kata Nuryah, berkumpul di depan rumah Bima.

    “Saat itu baru ketauan yang teriak itu pembantunya Bima karena digigit anjing,” ucap dia.

    Nuryah mengatakan saat warga berkumpul di depan rumah Bima, Yayan, 35 tahun, masih berteriak minta tolong. Terdengar juga suara teriakan orang tua Bima yang mencoba menghentikan anjing tersebut.

    Nuryah menyebut warga tak dapat berbuat banyak lantaran gerbang rumah Bima yang tinggi dan tidak berani dengan anjing tersebut.

    “Kata bapak-bapak yang kumpul, bagaimana cara menolongnya, kami takut juga,” ucap Nuryah.

    Seorang warga lainnya, Taufik, 36 tahun, menuturkan hal yang sama. Saat itu ia baru saja pulang bekerja dan mendapati warga sudah ramai berkumpul di depan rumah Bima. Taufik yang tak dapat berbuat apa-apa hanya melihat kejadian itu sampai ambulans datang.

    “Habis itu saya pergi. Tengah malam dapat kabar kalau pembantunya meninggal,” kata Taufik.

    Dalam kejadian ini, Yayan tewas setelah mengalami diterjang Sparta. Perempuan yang baru dua pekan bekerja di rumah Bima itu mengalami luka robek yang menganga di bagian leher, luka di antara ketiak dengan payudara, punggung, dan seluruh perut penuh cakaran.

    Dia sempat dilarikan ke Rumah Sakit Adhyaksa, Jakarta Timur. Dari sana, Yayan dirujuk ke Rumah Sakit Polri, Kramatjati. Namun, belum sampai di Kramatjati, dia dinyatakan sudah meninggal dunia.

    Sebelumnya sejumlah warga juga mengaku merasa resah dengan keberadaan anjing milik Bima Aryo itu. Pasalnya, menurut mereka, anjing itu telah beberapa kali melakukan penyerangan terhadap manusia. 

    Bima sendiri diketahui memiliki dua anjing jenis Belgian Malinois. Selain Sparta, satu lagi bernama Doby. Keduanya kini berada dalam pengawasan Suku Dinas Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Perikanan. Mereka tengah melakukan observasi terkait dugaan anjing tersebut mengidap penyakit rabies.

    Secara hukum, kasus ini masih ditangani Kepolisian Sektor Cipayung, Jakarta Timur. Kapolsek Cipayung, Komisaris Rasyid menyatakan tetap akan memproses secara pidana kasus ini meskipun pihak keluarga Yayan tak membuat laporan. Pasalnya, dalam kasus ini sudah ada korban yang tewas. Rasyid menyatakan bahwa pemilik anjing bisa dikenakan pidana karena perbuatan hewan peliharaannya tersebut.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Bahayanya Sampah Laut Bagi Ekosistem

    Laut menyimpan banyak sekali manfaat. Namun, kondisinya sekarang sangat memprihatinkan. Banyaknya Sampah Laut menjadi masalah besar sekarang ini.