Kualifikasi Piala Dunia, Polisi Siap Kawal 350 Suporter Malaysia

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah pemain Timnas Malaysia mengikuti latihan di Lapangan ABC Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa 3 September 2019. Latihan tersebut sebagai persiapan melawan Timnas Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada 5 September dalam laga pertama Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2020. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

    Sejumlah pemain Timnas Malaysia mengikuti latihan di Lapangan ABC Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa 3 September 2019. Latihan tersebut sebagai persiapan melawan Timnas Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada 5 September dalam laga pertama Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2020. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebanyak 11 ribu personel gabungan disiapkan untuk mengawal pertandingan antara tim nasional Indonesia melawan Malaysia pada laga pertama babak kedua Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia. Laga antar negara bertetangga ini akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno Senayan, Kamis malam 5 September 2019.

    Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Argo Yuwono mengatakan personel gabungan itu terdiri dari anggota Polri, TNI, Dinas Perhubungan, Satuan Polisi Pamong Praja, dan pemadam kebakaran DKI Jakarta. "Nantinya akan ada empat ring pengamanan," kata Argo di kantornya, Rabu, 4 September 2019.

    Argo menjelaskan, lapis pengamanan pertama berada di dalam stadion, sementara yang kedua ada di sekitar Stadion GBK. Berikutnya, lapis tiga berada di pintu-pintu masuk stadion dan yang keempat mencakup jalan-jalan menuju GBK.

    Argo mengatakan, sekitar 350 suporter dari Malaysia sudah memberi konfirmasi bakal datang ke Jakarta. Mereka rencananya menumpang pesawat dan tiba di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta.

    Polisi, kata Argo, telah menyiapkan pengawalan terhadap suporter itu. "Nanti kami jemput dari bandara, disiapkan transportasi ke stadion, setelah selesai pertandingan, kami bantu lagi pengamanan langsung ke Terminal 2," kata Argo menuturkan.

    Argo menambahkan, suporter tim Harimau Malaya juga telah memastikan tidak akan menginap di Indonesia. Begitu pertandingan selesai, mereka akan langsung pulang ke negaranya.

    Argo mengimbau kepada pendukung timnas Indonesia untuk menjadi tuan rumah yang baik. "Baiknya seperti apa? baik dalam menyambut, menjunjung sportivitas, menjunjung kultur Indonesia yang bisa menerima semua bangsa yang datang," kata dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.