Tawuran di Manggarai Rutin Terjadi Tiap Tahun?

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rekaman tawuran warga di rel Stasiun Manggarai. Twitter.com/@Suparjohy

    Rekaman tawuran warga di rel Stasiun Manggarai. Twitter.com/@Suparjohy

    TEMPO.CO, Jakarta - Tawuran antarwarga di kawasan Manggarai kerap terjadi. Tempo merangkum selama tahun 2019 ini tawuran di Manggarai terjadi dua kali. Tawuran antarwarga di kawasan tersebut kembali terjadi pada Rabu sore, 4 agustus 2019 pukul 16.14 WIB.

    Kepala Kepolisian Resor Metro Jakarta Selatan Komisaris Besar Bastoni Purnama mengatakan kelompok yang berseteru adalah warga Tenggulun, Jakarta  Pusat dengan warga Magazen Manggarai, Jakarta Selatan.

    Kejadian tawuran antarwarga bermula saat para unsur musyawarah pimpinan kecamatan dan musyawarah pimpinan kelurahan ingin mengadakan pertemuan di sekitar Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Jayakarta Menteng Tenggulun. Tiba-tiba, kata dia, warga dari Magazen kelurahan Manggarai Selatan menyerang melalui stasiun Manggarai.

    "Dengan menggunakan petasan jangwai dan batu dan terjadilah tawuran di atas jalur kereta api stasiun Manggarai," kata Bastoni dalam keterangan tertulis, Rabu, 4 September 2019.

    Pada 15 Juli 2019 lalu, tawuran antarwarga di Manggarai juga terjadi. Tawuran itu melibatkan tiga kelompok massa dengan jumlah sekitar 300 orang. Tiga kelompok massa ini yakni warga Magazen Tebet, Jakarta Selatan, warga Tambak, Jakarta Pusat, dan warga Menteng Tenggulun, Jakarta Pusat.

    Kapolsek Setiabudi, AKBP TP Simangungsong menyebutkan tawuran tersebut terjadi antara warga Tebet, Jakarta Selatan bergabung dengan warga Tambak, Jakarta Pusat untuk menyerang warga Menteng Tenggulun, Jakarta pusat.

    Dalam tawuran yang terjadi selama 2019 ini tidak ada menelan korban. Namun, akibat dari tawuran ini kereta dari arah Sudirman yang hendak masuk ke Stasiun Manggarai pun tertahan. Karena hal tersebut, VP Corporate Communication PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) Anne Purba mengatakan pihaknya meminta maaf kepada para penumpang.

    “Tertahan karena banyaknya kerumunan warga di lokasi tersebut,” ujar Anne dalam keterangan tertulisnya.

    Adapun sejumlah insiden tawuran di kawasan Manggarai beberapa tahun terakhir juga kami rangkum:

    8 Januari 2017:

    Tawuran di depan Stasiun Manggarai sekitar pukul 17.00. Penyebab tawuran tidak diketahui

    19 November 2016:

    Tawuran terjadi pukul 17.00 WIB. Penyebabnya rebutan daerah mengelap mobil antara warga Manggarai, Jakarta Selatan, dan warga Tambak, Jakarta Pusat. Korban tidak ada

    20 Juli 2014 Kejadian:

    Puluhan ramaja bersenjata tajam saling berhadapan di kawasan Manggarai. Tawuran dibubarkan setelah polisi membubarkan dengan tembakan. Korban tidak ada.

    30 November 2014:

    Saling lempar batu terjadi antara warga Jalan Tambak, Menteng dengan warga Gang Tuyul, Manggarai, Jakarta Selatan. Bentrokan ini merupakan susulan yang terjadi pada malam hari sebelumnya.  Korban tidak ada.

    25 Desember 2014:

    Tawuran terjadi di terowongan Manggarai sebanyak dua kali dalam sehari pukul 05.00 dan 15.30 WIB. Sekitar 200 warga dari Manggarai dan Tambak. Tawuran ini berlanjut hampir setiap malamnya sampai awal Januari 2015. Penyebab awal tawuran karena saling serang petasan antara warga. Korban satu petugas terluka.

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Intoleransi di Bantul dan DIY Yogyakarta dalam 2014 hingga 2019

    Hasil liputan Tempo di DIY Yogyakarta, serangan terhadap keberagaman paling banyak terjadi di Bantul sepanjang 2014 sampai 2019.