Polisi Ungkap Modus Pemalakan Massal di Tanah Abang

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengunjung menenteng belanjaan seusai berbelanja kebutuhan Lebaran di Pasar Tanah Abang, Jakarta, Ahad, 26 Mei 2019. Pasar Tanah Abang dipenuhi pengunjung yang berbelanja kebutuhan busana untuk Hari Raya Idul Fitri. ANTARA/Puspa Perwitasari

    Pengunjung menenteng belanjaan seusai berbelanja kebutuhan Lebaran di Pasar Tanah Abang, Jakarta, Ahad, 26 Mei 2019. Pasar Tanah Abang dipenuhi pengunjung yang berbelanja kebutuhan busana untuk Hari Raya Idul Fitri. ANTARA/Puspa Perwitasari

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Kepolisian Sektor Tanah Abang Ajun Komisaris Besar Lukman Cahyono mengungkapkan modus para preman melakukan aksi pemalakan massal di Pasar Tanah Abang yang terekam dalam video viral.

    "Ketika bubaran pedagang Pasar Tasik, mereka sengaja menyetop, kemudian membantu memperlancar arus lalu lintas dengan minta imbalan," kata Lukman, Jumat, 6 September 2019.

    Polisi sebelumnya telah menangkap 10 terduga pelaku pemalakan itu. Empat diantaranya sudah menjadi tersangka, yaitu Tasiman, 22 tahun, Muhammad Nur Hasan (26), Iqbal Agus (21) dan Supriyatna (40). Mereka diduga melakukan tindak pidana pemerasan seperti yang tertuang dalam Pasal 368 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

    Menurut Lukman, aksi premanisme yang dilakukan oleh mereka telah berjalan selama satu tahun. Beberapa di antara tersangka adalah residivis.

    Mereka, kata Lukman, sering memeras pedagang yang berjualan di Pasar Tasik. Satu mobil dipatok membayar sekitar Rp 20 ribu sampai Rp25 ribu. Dari tangan para tersangka, polisi menemukan uang sebesar Rp 218.500 dengan pecahan pecahan uang Rp 2000 dan Rp 500 sebagai barang bukti.

    Dari video soal pemalakan massal yang beredar, tampak empat orang mengerumuni di sisi pintu sopir. Tangan mereka terlihat dimasukkan ke dalam mobil. Satu orang sudah berdiri di depan mobil meletakkan tangan kanannya meminta mobil berhenti.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.