Ini Jenis Bibit Tanaman yang Dibagikan Gratis KLHK, Lidah Mertua?

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Beberapa warga saat mengambil bibit pohon gratis di Kantor Persemaian Permanen Cimanggis, di Kelurahan Jatijajar, Kecamatan Tapos, Depok, Jumat 6 September 2019. TEMPO/Ade Ridwan

    Beberapa warga saat mengambil bibit pohon gratis di Kantor Persemaian Permanen Cimanggis, di Kelurahan Jatijajar, Kecamatan Tapos, Depok, Jumat 6 September 2019. TEMPO/Ade Ridwan

    TEMPO.CO, Depok -Kementerian Linkungan Hidup dan Kehutanan RI melalui Balai Pengelolaan DAS Dan Hutan Lindung Citarum Ciliwung Persemaian Permanen Cimanggis, menyebarkan ribuan bibit tanaman pohon gratis bagi masyarakat.

    Ada sekitar 37 jenis pohon yang tersedia bagi masyarakat yakni pohon kayu dan pohon buah.

    Diantaranya Pohon Jati, Mahoni, Gmelina, Sengon, Suren, Akasia, Jabon, Ekaliptus, Flamboyan, Trembesi, Ketapang, Ketapang Kencana, Kenari, Glodongan Tiang, Gorbaril, Gaharu, Meranti Putih, Kelor, Pucuk Merah, Bambu, Kayu Putih, dan Beringin

    Sementara pohon buah yakni Pohon Nangka, Durian, Jengkol, Mangga, Manggis, Jambu Merah, Sirsak, Alpukat, Kokosan, Rambutan, Bisbul, Salam, Kopi, Matoa, dan Tabebuya.

    "Untuk bibit gratis ini dibatasi hanya 25 pohon per orang masing-masing 20 pohon kayu dan 5 pohon buah," kata Mandor Prasarana Persemaian Permanen Cimanggis, Aditya Suryo Kusumo, Jumat 6 September 2019.

    Adit mengatakan, masyarakat bisa mendapatkan bibit pohon dan buah secara cuma-cuma dengan syarat tidak diperjual belikan kembali.

    "Intinya harus ditanam, kami akan melakukan pemantauan kepada masyarakat yang telah mengajukan," kata Adit.

    Lebih jauh, Adit mengatakan, bibit tanaman gratis ini memang dikhususkan untuk tanaman kayu dan buah dan bukan tanaman hias. "Tidak ada bibit tanaman lidah mertua, karena itu masuk tanaman hias," kata Adit


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.