Anjing Bima Aryo Tak Tunjukkan Gejala Rabies Hingga Saat Ini

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bima Aryo mengunjungi keluarga pekerja rumah tangga yang tewas diserang anjing peliharaannya. Instagram/@Bimaaryo

    Bima Aryo mengunjungi keluarga pekerja rumah tangga yang tewas diserang anjing peliharaannya. Instagram/@Bimaaryo

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Darjamuni mengatakan pihaknya masih membutuhkan waktu satu pekan lagi untuk mengobservasi dua ekor anjing milik presenter Bima Aryo. Menurut Darjamuni, selama observasi dari empat hari ke belakang, anjing milik Bimo tak menunjukkan gejala rabies.

    "Hasil observasi akan kami infokan tanggal 13 september 2019, tapi sampai sekarang tidak menunjukkan gejala positif rabies," ujar Darjamuni saat dihubungi Tempo, Sabtu, 7 September 2019.

    Meskipun tak menunjukkan gejala anjing gila, Darjamuni tak bisa memberi kesimpulan soal kondisi kesehatan dua anjing berjenis Belgian Malinois itu. Ia juga tak bisa memberi kepastian nasib kedua anjing, usai hasil observasi keluar.

    "Aparat yang berwenang yang akan menentukan langkah selanjutnya, kami hanya melakukan observasi teknis kesehatan anjingnya," kata dia.

    Anjing milik Bima Aryo menerjang dan menggigit hingga tewas pembantu rumah tangga di kediamannya, Yayan pada Jumat, 30 Agustus 2019. Saat itu, Yayan diminta mengeluarkan anjing dari kandangnya oleh ibu Bima, Taty Damai.

    Bima sendiri sedang tak berada di rumah karena sibuk mengurus persiapan pernikahannya.

    Tanpa penyebab yang jelas, satu dari dua anjing Belgian Malinois itu menyerang Yayan. Perempuan yang baru dua pekan bekerja di rumah Bima itu mengalami luka gigitan yang menganga di bagian leher, di antara ketiak dengan payudara, punggung, dan seluruh perut penuh cakaran.

    Yayan sempat dilarikan ke Rumah Sakit Adhyaksa, Jakarta Timur. Namun pihak Adhyaksa yang tak dapat menangani masalah itu merujuknya ke Rumah Sakit Polri, Kramatjati. Naas bagi Yayan, belum sampai di Kramatjati dia dinyatakan tewas karena kehabisan darah.

    Kepolisian Sektor Cipayung pun masih terus menelusuri masalah ini. Mereka masih menyelidiki apakah ada atau tidaknya tindak pidana dalam kasus tewasnya Yayan tersebut. Polisi telah memeriksa 6 orang saksi termasuk kedua orang tua Bima Aryo serta pihak keluarga Yayan.

    Suku Dinas KPKP Jakarta Timur pun akhirnya mengamankan Sparta dan Doby, dua anjing Belgian Malinois kan pihaknya telah membawa dua anjing jenis Belgian Malinois milik Bima Aryo pada Selasa pekan kemarin. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.