Sopir Truk Akui Mengantuk Saat Tabrakan Beruntun, Ini Kata Polisi

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Salah satu mobil sedan yang menjadi korban tabrakan beruntun yang melibatkan 5 kendaraan, yang terjadi di jalan Raya Boulevard Bintaro Jaya, Jumat 6 September 2019. TEMPO/Muhammad Kurnianto.

    Salah satu mobil sedan yang menjadi korban tabrakan beruntun yang melibatkan 5 kendaraan, yang terjadi di jalan Raya Boulevard Bintaro Jaya, Jumat 6 September 2019. TEMPO/Muhammad Kurnianto.

    TEMPO.CO, Tangerang Selatan -Kepala Satuan Lalu lintas kepolisian resor Tangerang Selatan Ajun Komisaris Lalu Hedwin Hanggara memaparkan pemeriksaan kasus tabrakan beruntun di Bintaro Jaya, Tangerang Selatan.

    Menurut pemeriksaan sampai dengan hari ini, sopir yang mengemudikan truk tanah mengatakan dirinya mengantuk.

    "Karena kejadian sore dan pemeriksaan sampai malam, kita lanjutkan pemeriksaan hari ini. Kemarin saat di nterogasi, pengemudi truk mengatakan bahwa dia mengantuk saat mengendarai," kata Hedwin saat dihubungi Tempo, Sabtu 7 September 2019.

    Menurut Hedwin, kejadian berawal saat empat pengemudi mobil sedang berhenti karena lampu merah di dekat Kebayoran Residence, Bintaro kemudian truk tersebut menabrak mobil yang ada didepannya.

    "Supir truk warna hijau bermuatan tanah itu sampai saat ini masih diperiksa, jadi sewaktu kejadian juga korba ini tidak tau apa-apa karena ingin berhenti saat lampu merag kemudian di tabrak dari belakang," ungkapnya.

    Dugaan awal, lanjut Hedwin supir truk mengantuk, saat diinterogasi supir mengatakan bahwa ia mengakui kesalahannya karena mengemudikan truk dalam kondisi mengantuk.

    "Tapi sampai saat ini terus kita periksa. Baik sopir truk maupun korban. Setiap kasus nanti ada tersangkanya, nanti kita periksa dulu saksi- saksi, korban dan sopir truk ini," Hedwin menambahkan..

    Sebelumnya tabrakan beruntun terjadi di jalan Raya Boulevard Bintaro Jaya melibatkan 4 kendaraan roda empat dan satu truk yang sedang membawa muatan tanah.

    Polisi menduga bahwa sopir truk yang mengangkut tanah mengantuk dan menabrak kendaraan yang ada di depannya hingga ringsek.

    Lima kendaraan yang terlibat kecelakaan yakni Hino Dump truk, Toyota Mark X, Daihatsu Ayla, Toyota Sienta, dan Toyota Innova. Kejadian tersebut terjadi pada Jumat 6 September 2019 sekitar pukul 16.00 wib di 100 meter sebelum lampu merah Kebayoran Residence, Bintaro.

    Dalam tabrakan beruntun tersebut tidak ada korban jiwa. Hanya menimbulkan kerugian materil karena empat kendaraan yang ditabrak truk ringsek.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Berjemur dan Dampak Positifnya Bagi Mata

    Mata merupakan jendela dunia. Penggunaan gawai yang berlebihan bisa berbahaya. Oleh karena itu kita harus merawatnya dengan memperhatikan banyak hal.