Dua Orang Tewas dalam Keributan Usai Dangdutan di Bekasi

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi penganiayaan

    Ilustrasi penganiayaan

    TEMPO.CO, Bekasi - Dua orang tewas dalam sebuah keributan usai dangdutan 17 Agustusan di Kelurahan Arenjaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi pada Ahad dini hari, 8 September 2019. Kedua korban merupakan kakak beradik, Arianto Sibarani, 48 tahun, dan Wawan Sibarani, 46 tahun.

    Juru bicara Polres Metro Bekasi Kota, Komisaris Erna Ruswing Andari mengatakan, peristiwa bermula saat kedua korban terlibat cekcok mulut dengan seorang pengunjung hiburan dangdut di RT 06 RW 01 Kelurahan Arenjaya.

    "Korban dikeroyok kemudian melarikan diri," ujar Erna ketika dihubungi pada Ahad, 8 September 2019.

    Selesai hiburan dangdut pukul 02.00 WIB, keributan kembali terjadi. Kali ini, di sebuah warung rokok. Korban dikeroyok sejumlah orang hingga mengalami luka-luka di tubuhnya.

    Hasil identifikasi kepolisian, korban luka bacok dan pukulan benda tumpul di kepala. "Motifnya masih diselidiki," kata Erna.

    Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Bekasi Kota, Komisaris Arman mengatakan, polisi telah menangkap sejumlah pelaku pengeroyokan dalam acara dangdutan tak lama setelah kejadian. "Masih pengejaran terhadap tersangka lainnya lagi, biar rampung dulu," kata Arman dikonfirmasi terpisah.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.