Sterilisasi Jalur Transjakarta, Polisi Akan Pasang Kamera E-TLE

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Direktur Utama TransJakarta, Agung Wicaksono menghentikan bus ketika pejalan kaki melintas di

    Direktur Utama TransJakarta, Agung Wicaksono menghentikan bus ketika pejalan kaki melintas di "Pelican cross" di Halte TransJakarta Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Rabu 4 September 2019. Kegiatan tersebut sebagai bentuk apresiasi PT TransJakarta terhadap pelanggan dalam Hari Pelanggan Nasional 2019. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Polda Metro Jaya akan menerapkan tilang elektronik di sejumlah jalur Transjakarta. Hal itu diharapkan efektif memberikan efek jera kepada pengendara kendaraan yang kerap menyerobot jalur transportasi umum tersebut.

    Rencana penerapan tilang elektronik tersebut diumumkan oleh Direktur Utama PT Transjakarta, Agung Wicaksono, saat menandatangani nota kesepahaman dengan Polda Metro Jaya, Senin 9 September 2019.

    "Untuk meningkatkan kenyamanan pelanggan dengan jalur steril, kita akan bekerjasama dengan Polda Metro Jaya yang namanya E-TLE di jalur koridor Transjakarta," ujar Agung di Polda Metro Jaya.

    Agung mengatakan, pemasangan kamera Electronic Traffic Law Enforcement atau E-TLE di jalur Transjakarta akan mengurangi beban kerja petugas pemantau di lapangan. Dengan adanya penerapan tilang elektronik kepada pengendara yang masuk ke jalur busway, Agung berharap ada efek jera yang muncul.

    "Karena kami melihat implementasi dari E-TLE ini dijalankan cukup efektif ya," kata Agung.

    Namun, dia enggan menjabarkan titik mana saja yang akan dipasang kamera E-TLE. Menurut dia, kerahasiaan letak kamera akan menciptakan kesadaran bagi para pengemudi kendaraan roda dua maupun empat yang kerap menerobos jalur Transjakarta.

    "Saya tidak mau buka," kata dia.

    Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yusuf mengatakan teknis pelaksanaan dari MoU ini akan dibahas lebih lanjut. Menurut dia, adanya kamera E-TLE di jalur Transjakarta akan meningkatkan kerja pemantauan. Selain itu, sistem tilang elektronik juga akan membuat polisi lebih mudah melakukan penindakan.

    "Kalau petugas kan jamnya tertentu misalnya jam sekian sampe jam sekian ada. Tapi kalau kamera ini 24 jam. Nah kalau buswaynya berjalan 24 jam, monitor juga berjalan 24 jam," kata dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.