Jenguk BJ Habibie, Anies Baswedan: Mari Kita Mendoakan

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan usai menjenguk Presiden RI ke 3 BJ Habibie yang tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Subroto, Selasa 9 September 2019. TEMPO/Taufiq Siddiq

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan usai menjenguk Presiden RI ke 3 BJ Habibie yang tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Subroto, Selasa 9 September 2019. TEMPO/Taufiq Siddiq

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjenguk Presiden ketiga BJ Habibie yang tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Subroto.

    "Ya barusan saya menjenguk pak Habibie," kata Anies di RSPAD, Jakarta Pusat, Selasa, 10 September 2019.

    Anies mengatakan kondisi Habibie saat ini masih dalam perawatan dan belum bisa diajak untuk berkomunikasi. Namun kondisi Habibie masih dalam keadaan sadar.

    Ia pun mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk mendoakan kesehatan Habibie. "Kondisi beliau memang berat, mari kita mendoakan," ujarnya.

    Habibie menjalani perawatan intensif di ruangan CICU lantai 2, Gedung Utama RSPAD sejak Senin, 2 September 2019. "Sesuai petunjuk Tim Dokter Kepresidenan, agar beliau mendapat perawatan optimal dan bisa istirahat penuh, untuk sementara waktu Bapak Habibie belum diizinkan untuk dikunjungi," kata Sekretaris Pribadi BJ Habibie, Rubijanto, dalam keterangan tertulis pada Ahad, 8 September 2019.

    Rubijanto tidak menyebutkan secara rinci penyakit BJ Habibie hingga dirawat di RSPAD. Ia hanya meminta doa dari semua pihak agar pendiri industri pesawat terbang nasional itu segera diberikan kesembuhan dan kesehatan agar dapat beraktivitas kembali. "Kami atas nama keluarga mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya atas doa dan perhatian semua pihak," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.