Mayat Bayi di Suradita, Polisi Buru Pelaku yang Bantu Ibu Aborsi

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi bayi. Pixabay.com

    Ilustrasi bayi. Pixabay.com

    TEMPO.CO, Tangerang Selatan - Kepolisian Resor Tangerang Selatan telah menangkap perempuan yang diduga membuang mayat bayi dalam kandungan berumur kurang lebih 6-7 bulan di pekarangan rumah kosong di wilayah Perumahan Korpri Blok J 2 Nomor 6 RT 06 RW 09 Desa Suradita, Cisauk, Kabupaten Tangerang.

    "Jadi hasil olah TKP yang kita lakukan pada 9 September 2019 di tempat penemuan bayi, pada keesokan harinya tanggal 10 September kita mengamankan satu orang perempuan," kata Kepala Unit Perempuan dan Anak Satuan Reserse kriminal polres Tangerang Selatan Inspektur Satu Sumiran, Rabu, 11 September 2019.

    Menurut Sumiran, perempuan itu diduga sebagai ibu yang melahirkan bayi dan membuang janin itu di wilayah Cisauk. "Dari pemeriksaan yang kita lakukan, kami akan mencari tahu siapa siapa yang membantu perempuan ini dalam melakukan aborsi dan pembuangan janin di Cisauk," ujarnya.

    Sumiran juga mengatakan bahwa ada tersangka lain yang membantu aborsi itu. Polisi akan menyelidiki juga bagaimana aborsi itu dilakukan.

    Penemuan mayat bayi di kawasan Cisauk itu sempat menggegerkan warga setempat. Saat ditemukan, mayat bayi tersebut terbungkus plastik dan berada di pekarangan rumah kosong. Kondisi mayat bayi cukup memprihatinkan. Kaki dan tangannya terpisah dari badan karena kemungkinan digigit oleh hewan sekitar.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Imam Nahrawi dan Para Menteri di Pusaran Korupsi

    KPK menetapkan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi sebagai tersangka. Artinya, dua menteri kabinet Presiden Joko Widodo terjerat kasus korupsi.