Bus Transjakarta Hantam Separator Jalan, Sopir Bakal Kena Sanksi

Reporter:
Editor:

Ali Anwar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bus Transjakarta menghantam Movable Concrete Barrier (MCB) atau separator beton di dekat halte Harapan Jaya arah ke Pluit, Rabu, 11 September 2019, pukul 06.30 WIB. Kecelakaan terjadi setelah sopir bus hendak menghindari ranting pohon. Foto: TMC Polda Metro Jaya

    Bus Transjakarta menghantam Movable Concrete Barrier (MCB) atau separator beton di dekat halte Harapan Jaya arah ke Pluit, Rabu, 11 September 2019, pukul 06.30 WIB. Kecelakaan terjadi setelah sopir bus hendak menghindari ranting pohon. Foto: TMC Polda Metro Jaya

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Transjakarta berkoordinasi dengan kepolisian untuk menyelidiki kecelakaan bus Transjakarta yang terjadi pagi tadi di dekat halte Harapan Jaya arah ke Pluit, Jakarta Barat.

    Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan dan Humas PT Transjakarta Nadia Diposanjoyo mengatakan pihaknya berkoordinasi dengan polisi lantaran kejadian tersebut telah tergolong kecelakaan lalu lintas.

    “Saat ini sedang proses internal berita acara. Sudah ada tim kecelakaan lalu lintas terdiri dari berbagai unsur agar akurat,” kata Nadia lewat pesan pendek, Rabu, 11 September 2019.

    Nadia menjelaskan, sopir bus dapat dikenakan sanksi tergantung hasil penyelidikan yang dilakukan oleh tim. Adapun sanksi dapat berupa Surat Peringatan (SP) 1 sampai SP 3.

    Selama proses penyelidikan, kata Nadia, sopir tak diperbolehkan mengemudikan bus terlebih dahulu. Ia mengatakan, paling cepat penyelidikan akan rampung selama sepekan.

    Bus Transjakarta menghantam Movable Concrete Barrier (MCB) atau separator beton di dekat halte Harapan Jaya arah ke Pluit, Rabu, 11 September 2019, pukul 06.30 WIB. Kecelakaan terjadi setelah sopir bus hendak menghindari ranting pohon.

    Alhasil, bus dengan nomor badan Tj-279 itu ringsek pada beberapa bagian. “Kerusakan di bodi samping kiri depan hancur, pintu darurat rusak, bodi depan rusak, pecah ban, kaca spion rusak, dan kaca samping bagian atas pecah,” kata Nadia.

    Saat itu bus yang baru keluar dari pool di Cawang UKI, Jakarta Timur, belum mengangkut penumpang. Bus sedianya akan menuju titik awal pengangkutan penumpang di Halte Slipi Kemanggisan, Jalan S. Parman, Palmerah, Jakarta Barat.

    Sebelum sempat mengangkut penumpang, bus tersebut menabrak separator di depan Wisma Bisnis, Jalan S. Parman, Jakarta Barat. Adapun pihak TJ telah mengevakuasi bus tersebut ke pool Cawang UKI sekitar pukul 08.10.

    Kabar tabrakan yang dialami bus Transjakarta tersebut juga sempat dicuitkan oleh akun Twitter resmi @TMCPoldaMetro pada pukul 06.36. Dalam cuitan tersebut, terlihat foto kondisi bus yang sudah ringsek setelah menabrak separator jalan. Akibat kecelakaan itu, lalu lintas di Slipi arah ke Tomang sempat tersendat.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Imam Nahrawi dan Para Menteri di Pusaran Korupsi

    KPK menetapkan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi sebagai tersangka. Artinya, dua menteri kabinet Presiden Joko Widodo terjerat kasus korupsi.