Teladan BJ Habibie bagi Anies: Pulang ke Indonesia untuk Mengabdi

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden ketiga, BJ Habibie memeluk Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan yang mengunjungi kediamannya, di Patra Kuningan, Jakarta, 25 Oktober 2017. Tempo/Ilham Fikri

    Presiden ketiga, BJ Habibie memeluk Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan yang mengunjungi kediamannya, di Patra Kuningan, Jakarta, 25 Oktober 2017. Tempo/Ilham Fikri

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengenang keteladanan Presiden ketiga RI BJ Habibie yang telah tutup usia. Di mata Anies, Habibie merupakan putra bangsa yang rela mengabdi ke negeri sendiri setelah meniti karir di luar negeri.

    "Sebuah keteladanan, beliau sudah bekerja di Jerman dengan kedudukan yang sangat baik tetapi memilih untuk kembali ke tanah air," kata Anies di Balai Kota DKI, Rabu, 11 September 2019.

    Padahal, kata Anies, Indonesia yang baru mendapatkan kemerdekaan masih dalam keadaan merangkak untuk membangun sebuah bangsa. Sumbangsih dan hasil pengabdian Habibie bisa dilihat di berbagai sektor, terutama di bidang kedirgantaraan.

    Anies menilai keteladanan Habibie harus dijadikan panutan dalam mengabdi ke tanah air sendiri. "Bahwa ilmu yang didapat diberikan bagi bangsa," ujarnya.

    BJ Habibie tutup usia pada umur 83 tahun setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto Jakarta Pusat sejak 2 September lalu. Habibie meninggal karena penurunan fungsi tubuh dan gagal jantung. Hari ini, jenazahnya akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Imam Nahrawi dan Para Menteri di Pusaran Korupsi

    KPK menetapkan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi sebagai tersangka. Artinya, dua menteri kabinet Presiden Joko Widodo terjerat kasus korupsi.