Operasi Patuh Jaya 2019, Pelanggar Lalu Lintas Semakin Banyak

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah Polantas melakukan penindakan saat Operasi Patuh Jaya 2019 di Bekasi, Kamis, 29 Agustus 2019. Data Unit Lalu Lintas Polres Metro Bekasi Kota menyebutkan sedikitnya 148 pelanggar ditindak pada hari pertama digelarnya operasi tersebut di Bekasi Kota. ANTARA/Risky Andrianto

    Sejumlah Polantas melakukan penindakan saat Operasi Patuh Jaya 2019 di Bekasi, Kamis, 29 Agustus 2019. Data Unit Lalu Lintas Polres Metro Bekasi Kota menyebutkan sedikitnya 148 pelanggar ditindak pada hari pertama digelarnya operasi tersebut di Bekasi Kota. ANTARA/Risky Andrianto

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mencatat 114.673 pengendara ditilang dalam Operasi Patuh Jaya 2019 yang berlangsung selama dua pekan. Jumlah ini lebih tinggi dibanding Operasi Patuh Jaya 2018 yang menilang 70.226 pelanggar. 

    "Jadi sekarang naik 63,29 persen atau bertambah 44.447 tilang. Selain itu kami juga memberikan penindakan berupa teguran sebanyak 53.255 kali," ujar Kepala Sub Direktorat Penegakan Hukum Ditlantas Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Muhammad Nasir saat dihubungi, Jumat 13 September 2019. 

    Dari data yang ia paparkan, pelanggaran lalu lintas tahun ini masih didominasi oleh kendaraan roda dua, yakni 84.750 . Sedang mobil 29.923 pelanggaran.

    Jenis pelanggaran yang paling banyak terjadi dalam operasi ini ialah sepeda motor lawan arus sebanyak 36.876, pengendara motor tak memakai helm 7.157, kendaraan pribadi yang memakai strobo 72, dan sisanya karena kurangnya kelengkapan administrasi berkendara seperti SIM dan STNK. 

    "Di operasi kali ini kami menilang SIM 55.817, STNK 58.627, dan kendaraan 229 unit," ujar Nasir. 

    Operasi Patuh Jaya 2019 sebelumnya telah berlangsung sejak 29 Agustus hingga Rabu, 11 September. Operasi ini bertujuan untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas di wilayah hukum Polda Metro Jaya. 

    Soal target operasi ini, polisi menyasar pengemudi yang melawan arus, pengemudi anak-anak, pengguna rotator atau sirine bukan peruntukannya, menggunakan handphone saat berkendara, sepeda motor yang tidak menggunakan helm SNI, pengendara yang menggunakan narkoba atau mabuk serta pengendara yang berkendara melebihi batas kecepatan.

    Dalam Operasi Patuh Jaya 2019, sebanyak 2.380 personel aparat gabungan diterjunkan, yakni dari kepolisian, TNI, dan Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.