DKI Potong Kabel Optik di Trotoar Setia Budi, Dua UKM Terganggu

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas Dinas Bina Marga saat melakukan pemotongan kabel udara untuk dipindahkan ke bawah tanah, di Setia Budi Jakarta Selatan, Jumat 13 September 2019. TEMPO/TAUFIQ SIDDIQ

    Petugas Dinas Bina Marga saat melakukan pemotongan kabel udara untuk dipindahkan ke bawah tanah, di Setia Budi Jakarta Selatan, Jumat 13 September 2019. TEMPO/TAUFIQ SIDDIQ

    TEMPO.CO, Jakarta -Jaringan internet di sejumlah tempat usaha Jalan Prof. DR. Satrio, Jakarta Selatan terputus setelah pemerintah DKI memotong kabel di atas trotoar depan stasiun pengisian bahan bakar (SPBU) Shell Satrio.

    Dari penelusuran Tempo, jaringan internet di tempat jasa pengiriman barang, J&T Express, tak bisa diakses.

    Pegawai J&T Express, Annisa Fitri, mengatakan kantornya menggunakan internet dari IndiHome. Gangguan mulai terjadi pada hari pemotongan kabel, yakni Jumat, 13 September 2019. Menurut Annisa, internet terputus pada pukul 12.00-20.00 WIB.

    "Mengganggu sih jadi lebih lama mengurus pengiriman paketnya. Jadi susah," kata perempuan 18 tahun itu saat ditemui di J&T Express Satrio, Jakarta Selatan, Minggu, 15 September 2019.

    Karena itu, Annisa mengaktifkan sistem transfer jaringan internet dari telepon genggamnya untuk disambungkan ke komputer J&T Express. Ada juga alternatif pendataan secara manual. Dengan begitu, lanjut dia, pendataan pengiriman paket tetap berjalan meski proses input data melalui komputer kantor jadi lebih lamban dari biasanya.

    Menurut Annisa, gangguan hanya terjadi satu hari. Jaringan internet di kantornya pulih sejak Jumat malam.

    Internet di Barber Kick' Linn mengalami gangguan serupa. Di tempat cukur rambut ini menggunakan penyedia jasa internet dari First Media. Pegawai barbershop, Rein Sonde, mengutarakan internet First Media terputus sejak Jumat malam sekitar pukul 23.00 WIB hingga hari ini.

    "Menggangu banget, ini lagi bingung. Kirain cuma sehari," ucap Rein, 24 tahun.

    Lokasi dua tempat usaha itu hanya berjarak 70-100 meter dari stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Shell Satrio, Jakarta Selatan. Dinas Bina Marga DKI memotong kabel jaringan optik persis di depan SPBU ini pada Jumat, 13 September 2019.

    Dari pantauan Tempo hari ini, tak ada lagi tumpukan kabel yang semrawut di depan SPBU Shell. Hanya ada tiga bundel yang terdiri dari puluhan untai kabel. Sementara di sisi kiri dan kanan SPBU, kabel-kabel hitam itu masih terpasang menumpuk tak beraturan.

    Sebelumnya, Dinas Bina Marga DKI Jakarta kembali menertibkan jaringan kabel di atas trotoar pada Jumat 13 September 2019. Kali ini sasarannya adalah puluhan kabel jaringan optik di Jalan Satrio, Setia Budi, Jakarta Selatan.

    Kepala Dinas Bina Marga DKI Hari Nugroho menyebut, pihaknya menurunkan sekitar 20 macam kabel jaringan optik sepanjang 300 meter. Kabel tersebut akan dipindahkan ke jaringan bawah tanah yang telah disiapkan (ducting).

    Penertiban akan dilakukan sepanjang tiga kilometer di sisi kanan dan kiri Jalan Satrio. Penurunan ditargetkan selesai dalam dua minggu. Sebelum in, Dinas sudah menurunkan kabel optik di sepanjang trotoar Jalan Cikini Raya, Jakarta Pusat.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Baru E - Commerce yang Tertuang dalam PP PMSE

    Pemerintah resmi menerbitkan regulasi tentang e-commerce yang tertuang dalam PP PMSE. Apa yang penting dalam aturan baru tersebut?