Dua Tahun Siswa SD Lesehan di Bekasi: Datang Bangku Setelah Viral

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Guru memberikan pelajaran kepada sejumlah siswa di kelas 4 yang kekurangan bangku dan meja di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Tegal 04, Kemang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin 29 Juli 2019. Kekurangan meja dan bangku di SDN 04 Tegal sudah terjadi hampir dua tahun terakhir sehingga membuat murid belajar di lantai, dan pihak sekolah sudah mengusulkan ke Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor namun belum ada realisasinya. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya

    Guru memberikan pelajaran kepada sejumlah siswa di kelas 4 yang kekurangan bangku dan meja di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Tegal 04, Kemang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin 29 Juli 2019. Kekurangan meja dan bangku di SDN 04 Tegal sudah terjadi hampir dua tahun terakhir sehingga membuat murid belajar di lantai, dan pihak sekolah sudah mengusulkan ke Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor namun belum ada realisasinya. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya

    TEMPO.CO, Bekasi - Sekitar 150 siswa SDN Pekayon 3, Bekasi Selatan, Kota Bekasi belajar di lantai selama dua tahun karena tak ada mebel berupa bangku. Pemerintah daerah segera bertindak begitu informasi siswa SD lesehan itu viral di media sosial. Ratusan mebel bekas didatangkan untuk mendukung kegiatan belajar mengajar.

    Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan mebel yang dikirimkan pada Ahad malam, 15 September lalu merupakan hasil inventarisasi di sekolah kelebihan bangku dan sisa bangku hasil penggabungan sekolah di titik lain.

    "Sekarang sudah bisa beraktivitas belajar dengan sarana yang layak," kata Rahmat Effendi usai mengunjungi SDN Pekayon 3, Senin, 16 September 2019.

    Ratusan siswa yang belajar di lantai selama dua tahun terdiri dari kelas 6A, 6B, 5B, 2A dan 2B dan 1B. Ruang kelas ini merupakan bangunan baru yang selesai dibangun dua tahun silam. Sebagian dari mereka membawa meja lipat dari rumahnya masing-masing. Tapi, bagi yang tak mampu terpaksa belajar sambil membungkuk.

    Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Inayatullah mengatakan, akan mengecek lagi semua fasilitas pendidikan di wilayahnya. Langkah itu dilakukan supaya tak ada lagi siswa yang belajar tanpa meja-kursi alias lesehan. "Tahun ini ada anggaran sekitar Rp 11 miliar untuk pengadaan meubelair. Rp 6 miliar untuk sekolah dasar, dan sisanya sekolah menengah pertama," kata dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Berbagai Cara dalam Menekan Pelanggaran Batasan Bawaan Penumpang

    Direktorat Jenderal Bea dan Cukai terus berupaya menekan pelanggaran batasan bawaan penumpang dari luar negeri di pintu masuk bandara.