Polisi Sebut Flyover Manggarai Favorit Transaksi Narkoba

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah barang bukti ditampilkan dalam rilis kasus narkoba jaringan internasional di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu, 11 September 2019. TEMPO/Genta Shadra Ayubi

    Sejumlah barang bukti ditampilkan dalam rilis kasus narkoba jaringan internasional di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu, 11 September 2019. TEMPO/Genta Shadra Ayubi

    TEMPO.CO, Jakarta - Satuan Narkoba Kepolisian Resor Metro Jakarta Selatan menangkap pengedar narkoba jenis sabu yang sering menjadikan jembatan layang atau fly over sebagai tempat transaksi.

    Kepala Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan, Komisaris Vivick Tjangkung mengatakan tersangka sudah sering menjadikan fly over di Tebet, Manggarai sebagai lokasi transaksi.

    "Kami mendapat laporan di masyarakat sering terjadi transaksi narkoba di bawah fly over tepatnya di wilayah Tebet, Manggarai," kata Vivick, Senin, 16 September 2019.

    Vivick mengatakan lokasi jalan layang itu berada dekat dengan titik tawuran Manggarai yang terjadi Rabu, 4 September 2019.

    Kurir narkoba jenis sabu yang ditangkap berinisial AL, sudah 10 kali melakukan transaksi narkoba selama kurun waktu satu tahun. Tersangka AR merupakan warga Menteng Dalam, Manggarai. Dalam setiap transaksi mendapatkan upah yang menggiurkan.

    "Sepertinya itu sudah dilakukan beberapa kali, mungkin dia merasa aman dan setiap transaksi mulus, baru ini terungkap dan tertangkap," kata Vivick.

    Dalam penangkapan tersangka AR di wilayah Tebet, Jakarta Selatan, pada 6 September 2019, petugas menyita barang bukti berupa 87 gram sabu dari rumah kontrakannya.

    Dengan maraknya kejadian transaksi narkoba di wilayah tersebut, Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan akan menggencarkan operasi di wilayah tersebut guna menekan kasus penyalahgunaan narkoba. "Kami sudah lakukan beberapa kali operasi di wilayah itu, tapi dengan adanya tangkapan ini kita jadikan operasi kita secara terus menerus," kata Vivick.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.