Ilham Habibie Tak Keberatan Peziarah Selfie di Makam BJ Habibie

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Banyak warga yang duduk di depan rumah BJ Habibie saat tahlilan ke-5 di Jalan Patra Kuningan VIII, Jakarta Selatan, Senin malam, 16 September 2019. TEMPO/Lani Diana

    Banyak warga yang duduk di depan rumah BJ Habibie saat tahlilan ke-5 di Jalan Patra Kuningan VIII, Jakarta Selatan, Senin malam, 16 September 2019. TEMPO/Lani Diana

    TEMPO.CO, Jakarta - Anak pertama BJ Habibie, Ilham Akbar Habibie, tak keberatan dengan warga yang swafoto di pusara sang ayah. "Saya pribadi tidak keberatan," kata Ilham saat ditemui di rumah Habibie, Jalan Patra Kuningan XIII, Jakarta Selatan, Senin malam, 16 September 2019.

    Meski begitu, pihak yang berwenang di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, tempatHabibie dimakamkan, mempermasalahkan perilaku tersebut. Menurut Ilham, otoritas TMP Kalibata menilai swafoto di makam tak sesuai dengan budaya Indonesia.

    "Mereka mengatakan bahwasannya selfie kurang pas dengan budaya kita karena itu terlalu hedonis katanya," ujar dia.

    Karena itu, Ilham melanjutkan, otoritas makam meminta petugas membantu peziarah yang ingin mengabadikan momen dengan berfoto. Ilham sempat menanyakan bagaimana jika tidak ada petugas yang bisa membantu.

    Kepada dia, pihak TMP Kalibata memastikan bakal ada petugas yang siaga."Ada, jadi petugas itu harus bantu, itu jawabannya," ucap Ilham.

    Sebelumnya, beberapa orang yang menyambangi makam BJ Habibie sibuk foto selfie. Aktivitas foto selfie itu beredar di media sosial. Petugas keamanan TMP Kalibata, Arif Rohman Hidayatullah, mengatakan empat hari sejak dimakamkan, pusara Habibie dan sang istri, Hasri Ainun Besari alias Ainun Habibie, selalu ramai orang yang datang untuk berziarah. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.