Anies Baswedan Kirim Bantuan Satgas Penanggulangan Kabut Asap

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengirim Satuan Tugas Terpadu penanggulangan kabut asap akibat Kebakaran hutan dan lahan ke Sumatera dan Kalimantan, Selasa 17 September 2019. TEMPO/TAUFIQ SIDDIQ

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengirim Satuan Tugas Terpadu penanggulangan kabut asap akibat Kebakaran hutan dan lahan ke Sumatera dan Kalimantan, Selasa 17 September 2019. TEMPO/TAUFIQ SIDDIQ

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengirim Satuan Tugas Terpadu penanggulangan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan ke Sumatera dan Kalimantan.

    "Nanti tim ini akan berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Nasional,"ujar Anies di Lapangan Silang Monas, Jakarta Pusat. Selasa 17 September 2019.

    Anies meminta Satgas Terpadu tersebut memberikan bantuan yang terbaik kepada masyarakat yang mengalami dampak asap kebakaran hutan dan lahan. Tim akan diterbangkan ke Riau, Palembang dan Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

    Dalam kesempatan itu Anies berpesan agar Satgas Terpadu juga menjaga kesehatan dari ancaman kabut asap tersebut.

    Anies menyampaikan aspirasi kepada Satgas Terpadu karena menjadi perwakilan dari pemerintah warga DKI Jakarta atas kejadian kabut asap akibat kebakaran hutan.
    "Berangkatlah dengan kehormatan anda mewakili pemerintah dan warga Jakarta," ujarnya.

    Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah DKI Jakarta, Subejo mengatakan Satgas Terpadu terdidi dari 65 tim gabungan, yang terdiri dari 25 anggota pemadam kebakaran, 5 dari BPBD, 10 dari anggota Dinas Sosial, 10 Relawan Jakarta dan tim pendukung 10 orang.

    Subejo mengatakan Satgas Terpadu penanggulangan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan yang baru dilepas Anies Baswedan itu akan ditugaskan selama lebih dari sepekan. "Bertugas selama 10 hari," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Baru E - Commerce yang Tertuang dalam PP PMSE

    Pemerintah resmi menerbitkan regulasi tentang e-commerce yang tertuang dalam PP PMSE. Apa yang penting dalam aturan baru tersebut?