Pencari Suaka Gelar Tikar di Trotoar Kebon Sirih, Menolak Pindah

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Para pencari suaka kembali menempati trotoar Jalan Kebon Sirih Jakarta Pusat, di depan kantor UNHCR, Rabu 18 September 2019. TEMPO/TAUFIQ SIDDIQ

    Para pencari suaka kembali menempati trotoar Jalan Kebon Sirih Jakarta Pusat, di depan kantor UNHCR, Rabu 18 September 2019. TEMPO/TAUFIQ SIDDIQ

    TEMPO.CO, Jakarta - Para pencari suaka bertekad akan tetap bertahan di trotoar Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, setelah dikeluarkan dari tempat penampungan di Kalideres.

    "Kami akan di sini sampai UNHCR memberikan bantuan, mereka sudah janji," ujar Ali, salah satu pencari suaka asal Afganistan, di Kebon Sirih, Rabu 18 Agustus 2019.

    Ali mengatakan UNHCR telah menjanjikan bantuan uang senilai Rp 1 juta serta tempat tinggal bagi pencari suaka. Namun hingga kini bantuan belum juga diberikan.

    Ali mengatakan sebelumnya UNHCR telah memberikan uang Rp 1 juta kepada sejumlah pencari suaka saat diminta keluar dari gedung Eks Kalideres. Akan tetapi, lanjut Ali uang tersebut tidak cukup untuk bisa bertahan di Jakarta.

    Ali bersama puluhan pencari suaka lainnya sudah kembali ke trotoar Kebon Sirih sejak Kamis pekan lalu. Mereka sebelumnya menempati gedung eks Kodim Kalideres Jakarta Barat.

    Namun mereka harus keluar dari gedung itu setelah bantuan Pemerintah DKI dihentikan. Dia dan puluhan pengungsi memilih kembali ke Kebon Sirih, dekat dengan kantor UNHCR. "Sebelum di eks Gedung Kodim Kalideres kami memang tinggal di trotoar Kebon Sirih ini," ujarnya.

    Hal yang sama juga disampaikan pengungsi lain bernama Muhammad. Dia menyatakan akan bertahan di depan Kantor UNHCR itu sampai tuntutan mereka ditanggapi oleh UNHCR. "Sampai suara kami didengar," ujarnya.

    Pada Rabu pagi tampak sekitar 30 pengungsi berkumpul dan membentangkan tikar untuk duduk di tepian trotoar jalan Kebon Sirih, di depan Bank Gamon yang bersebelahan dengan Kantor UNHCR.

    Pencari suaka hampir memakan separuh ruas trotoar di depan kantor UNHCR sehingga mengganggu kenyamanan pejalan kaki. Tampak juga sejumlah barang yang disimpan dalam kardus dan plastik berjajar di belakang mereka.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.