Anies: SD Terpapar Polusi Udara di Cilincing Sudah Pasang Filter

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga melintas di depan rumah industri peleburan aluminium yang disegel oleh Kepolisian Resor Metro Jakarta Utara di Kawasan Cilincing, Jakarta Utara, Rabu, 18 September 2019. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Warga melintas di depan rumah industri peleburan aluminium yang disegel oleh Kepolisian Resor Metro Jakarta Utara di Kawasan Cilincing, Jakarta Utara, Rabu, 18 September 2019. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan telah memasang filter di sekolah-sekolah yang terpapar polusi udara di dekat industri arang dan industri peleburan aluminium di kawasan Cilincing, Jakarta Utara.

    "Kalau mengenai sekolah-sekolah yang terpapar, mulai kemarin sudah dipasang filter di ruang kelas," kata Anies di kantor Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan DKI, Rabu, 18 September 2019.

    Anies mengatakan hari ini filter udara tersebut telah selesai dipasang sehingga polusi udara di luar bisa tersaring saat masuk ke dalam kelas. "Minimal di sekolah anak-anak bisa menghirup udara yang bersih. Nah kami akan terus melakukan penindakan sesuai dengan ketentuan yang ada," ujarnya.

    Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Utara sebelumnya mencatat terdapat dua rumah industri peleburan aluminium dan 23 rumah industri pembakaran arang beroperasi di kawasan RW 09 Cilincing. Asap pembakaran menyebar hingga ke SD Negeri Cilincing 07 Pagi, Jakarta Utara.

    Isu ini mulai mencuat lantaran seorang guru SDN Cilincing 07 Pagi menderita pneumonia akut diduga karena menghirup asap dari polusi udara industri tersebut. Beberapa guru juga merasa terganggu dengan adanya asap yang memasuki areal sekolah setiap pagi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.