Kekeringan di Tangerang, PDAM Kirim Tangki Air ke 10 Kecamatan

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penampakan lahan persawahan yang kering akibat kemarau panjang dan keringnya Sungai Cisadane di Kabupaten Tangerang, Senin 19 Agustus 2019. TEMPO/JONIANSYAH HARDJONO

    Penampakan lahan persawahan yang kering akibat kemarau panjang dan keringnya Sungai Cisadane di Kabupaten Tangerang, Senin 19 Agustus 2019. TEMPO/JONIANSYAH HARDJONO

    TEMPO.CO, Tangerang - Pemerintah Kabupaten Tangerang, melalui Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) setempat telah menyalurkan 1,54 juta liter air bersih kepada warga yang membutuhkan akibat dampak kemarau panjang. Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengatakan langkah tersebut merupakan bentuk penanggulangan bencana kekeringan sesuai tugas pokok dan fungsi organisasi perangkat daerah dan perusahaan daerah.

    "Penanganan bencana kemarau, baik oleh PDAM TKR, Dinas Perkim, BPBD dan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan," kata Zaki, Rabu, 18 September 2019.

    Sedangkan bantuan air bersih diberikan kepada masyarakat yang terkena dampak kekeringan oleh PDAM, Dinas Perkim, BPBD Kabupaten Tangerang. Adapun penanganan kekeringan area persawahan dilaksanakan oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan dengan memberikan bantuan mesin pompa air dan membuat sumur bor.

    Sementara itu, Direktur Utama PDAM Kabupaten Tangerang, Rusdy Machmud mengatakan sejak awal Juli hingga pertengahan September 2019, sudah dibagikan sebanyak 308 mobil tangki. Menurut dia, petugas siaga 24 jam membantu warga yang membutuhkan air bersih akibat kemarau panjang sesuai instruksi bupati.

    Rusdy menyatakan sudah mengirimkan bantuan air kepada warga di 10 kecamatan terdampak kemarau panjan, seperti Kecamatan Gunung Kaler, Kresek, Kronjo, Tigaraksa, Balaraja, Kemiri, Mekar Baru, Teluknaga, Legok dan Mauk.

    Petugas PDAM menggunakan enam mobil tangki yang dimiliki, mulai pukul 09.00 wib hingga pukul 21.00 WIB setiap hari. "Warga yang membutuhkan air bersih dapat dilayani dan bersabar karena keterbatasan armada truk tangki yang tersedia," kata dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.