Anies Baswedan Janji Polisikan Pabrik Arang dan Timah Cilincing

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meneken MoU dengan delapan perusahaan rintisan atau Startup untuk pengembangan Jakarta Smart City di Balai Kota DKI, Jumat 13 September 2019.

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meneken MoU dengan delapan perusahaan rintisan atau Startup untuk pengembangan Jakarta Smart City di Balai Kota DKI, Jumat 13 September 2019.

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berjanji menindak tegas pabrik pembakaran arang dan peleburan timah di Cilincing, Jakarta Utara yang diduga menyebabkan polusi udara. Dia bahkan berjanji akan membawa masalah ini hingga masuk ke ranah hukum.

    "Jadi kami akan tindak tegas semua yang melakukan pelanggaran, dan ketika pelanggaran itu masuk wilayah ranah hukum pidana maka kita serahkan kepada kepolisian. Ketika pelanggaran masuk ranah Perda, maka kami akan berikan sanksi," kata Anies di Jakarta, Rabu 18 September 2019.

    Anies juga menegaskan pihak yang bersalah atas limbah pabrik ini akan diberikan sanksi yang sesuai.

    Sebelumnya keberadaan pabrik pembakaran arang dan peleburan timah di Cilincing, Jakarta Utara, menjadi sorotan karena diduga melakukan pencemaran udara. Limbah hasil pembakaran kedua pabrik tersebut bahkan mengganggu kegiatan belajar mengajar di sekolah yang berada di sekitar kawasan pabrik tersebut.

    Anies menuturkan bahwa pihaknya telah memasang filter udara di setiap ruang kelas dengan harapan agar para siswa dapat menghirup udara yang sehat selama berada di dalam lingkungan sekolah.

    "Bahkan kalau teman-teman datang ke sana, sebagian sudah dipasang filter. Mungkin hari ini semua tuntas dipasang filter-filter, sehingga apapun kondisi di luar, minimal di sekolah anak-anak bisa hirup udara bersih," ucap Anies.

    Sebelumnya, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan DKI Jakarta, Andono Warih menyebut dua pabrik yang diduga melanggar aturan terkait polusi udara telah disegel. Kedua pabrik tersebut merupakan industri perajin aluminium.

    "Kemarin wali kota bekerja sama dengan Polres Jakarta Utara melakukan penyegelan terhadap industri kecil pengolahan aluminium," kata Andono di Balaikota, Jakarta Pusat.

    Pabrik aluminium itu dinilai memiliki unsur kimia yang membahayakan. Lokasinya pun telah ditangani pihak kepolisian dengan memasang garis polisi.

    "Dua yang disegel, kan industri aluminium ada dua dan lainnya perajin batok kelapa. Kemarin sudah dilakukan oleh kepolisian," ujar dia.

    Sementara itu, ada sekitar 25 perusahaan di Jakarta yang diduga mencemari lingkungan. Asap yang dikeluarkan dari pusat produksi pabrik itu dinilai melebihi ambang batas baku mutu sehingga berkontribusi terhadap polusi udara di ibu kota.Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta tengah melakukan peninjauan terhadap sejumlah perusahaan tersebut.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.