Cabut Kasasi Gugatan Sodetan Ciliwung, Anies: Jokowi Setuju

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana di situs outlet sodetan kali Ciliwung, Jalan Otista III, Kebon Nanas, Jakarta, 19 Oktober 2017. TEMPO/M. YUSUF MANURUNG

    Suasana di situs outlet sodetan kali Ciliwung, Jalan Otista III, Kebon Nanas, Jakarta, 19 Oktober 2017. TEMPO/M. YUSUF MANURUNG

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan telah berkordinasi dengan Presiden Joko Widodo terkait pencabutan kasasi terhadap gugatan warga atas lahan Bidara Cina untuk proyek Sodetan Ciliwung.

    "Saya sudah bicara juga persoalan ini dengan pak presiden sejak tahun lalu dan memang sepakat untuk tidak diteruskan," kata Anies di DPRD DKI Jakarta, Kamis, 19 September 2019.

    Anies mengatakan pertemuan tersebut berawal dari inisiatif DKI Jakarta untuk menghentikan proses hukum atas gugatan warga tersebut. Menurut dia, langkah mencabut kasasi tersebut agar proyek Sodetan Ciliwung bisa kembali dilanjutkan.

    Selama ini, kata Anies, program tersebut terkendala karena lahan untuk sodetan merupakan objek sangketa dalam gugatan.

    Anies mengatakan jika lahan tersebut sudah tidak lagi bersengketa, maka pemerintah bisa memulai mengukur lahan untuk proyek Sodetan Ciliwung. "Kalau terus bersengketa kapan proyek ini akan selesai," ujarnya.b

    Secara terpisah, Kepala Biro Hukum DKI Yayan Yuhanah mengatakan Anies Baswedan memberikan kuasa untuk mencabut kasasi tersebut pada akhir Agustus lalu. "Dicabut sekitar akhir Agustus," ujarnya saat dihubungi.

    Kasasi tersebut diajukan DKI setelah kalah atas gugatan warga terkait lahan untuk Sodetan Kali Ciliwung di Bidara Cina. Pengadilan kemudian memenangkan warga Bidara Cina atas pemerintah DKI Jakarta hingga tahap banding.

    Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama saat itu mengajukan kasasi atas putusan tersebut agar proyek sodetan Ciliwung terus berjalan. Hal ini lantaran sodetan tersebut dinilai sebagai solusi agar banjir tidak lagi melanda Jakarta. "Jalan terus," ujar Ahok saat itu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.