Peta Pemilihan Wagub DKI Berubah? Sandiaga Uno: Itu Jatah PKS

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mantan calon wakil presiden 02, Sandiaga Uno, menjadi pembicara dalam diskusi milenial di Jakarta, 14 Juli 2019. Tempo/Friski Riana

    Mantan calon wakil presiden 02, Sandiaga Uno, menjadi pembicara dalam diskusi milenial di Jakarta, 14 Juli 2019. Tempo/Friski Riana

    TEMPO.CO, Jakarta -Sandiaga Uno memastikan tak akan kembali menjabat sebagai wakil gubernur DKI Jakarta. Sandiaga berujar kursi DKI 2 sudah menjadi milik kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

    "Enggak (kembali lagi jadi wagub). Sudah saya sampaikan itu merupakan jatah PKS," kata Sandiaga Uno di Jalan Haji Kelik RT/RW 04/08, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Sabtu, 21 September 2019.

    Menurut dia, keputusan siapa calon DKI 2 ada di tangan PKS. Sandiaga tak secara gamblang menyebut bakal menerima apabila PKS menawarkan untuk mendampingi lagi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

    "Kelihatannya mereka (PKS) mengusung kader atau profesional," ujar dia.

    Sandiaga merupakan eks wakil gubernur DKI Jakarta. PKS dan Partai Gerindra mengusung pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) Jakarta 2017.

    Akan tetapi, Sandiaga mundur dari posisinya di Ibu Kota itu pada Agustus 2018. Sebab, dia dipilih sebagai calon wakil presiden 2019-2024 mendampingi Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

    Nama Sandiaga Uno untuk menjabat wakil gubernur DKI kembali mencuat usai kalah dalam pemilihan presiden (Pilpres) 2019. Wakil Ketua DPD Gerindra DKI Syarif menyebut bisa saja Sandiaga kembali menjadi Wagub DKI Jakarta. Syaratnya, Sandiaga harus masuk lagi menjadi kader Gerindra.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tito Karnavian Anggap OTT Kepala Daerah Bukan Prestasi Hebat

    Tito Karnavian berkata bahwa tak sulit meringkus kepala daerah melalui OTT yang dilakukan Komisi Pemerantasan Korupsi. Wakil Ketua KPK bereaksi.