Demonstrasi Mahasiswa di DPR, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ribuan Mahasiswa saat menggelar aksi menolak RKUHP dan UU KPK yang baru di depan Gedung DPR/MPR, Jakarta, Senin, 23 September 2019. Dalam Aksi tersebut mereka menyampaikan mosi tidak percaya kepada DPR RI dan menolak RKUHP karena memuat pasal-pasal yang kontroversial serta menolak UU KPK yang baru disahkan oleh DPR RI. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Ribuan Mahasiswa saat menggelar aksi menolak RKUHP dan UU KPK yang baru di depan Gedung DPR/MPR, Jakarta, Senin, 23 September 2019. Dalam Aksi tersebut mereka menyampaikan mosi tidak percaya kepada DPR RI dan menolak RKUHP karena memuat pasal-pasal yang kontroversial serta menolak UU KPK yang baru disahkan oleh DPR RI. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menyiapkan rekayasa lalu lintas terkait rencana demonstrasi mahasiswa di gedung DPR hari ini.

    "Rekayasa arus lalu lintas diberlakukan situasional pada lima ruas jalan," kata Kepala Subdirektorat Pembinaan dan Penegakan Hukum Ditlantas Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar M Nasir saat dikonfirmasi, Selasa, 24 September 2019.

    Berikut adalah rekayasa lalu lintas yang akan diterapkan:

    - Jalan Gatot Subroto yang mengarah ke arah Slipi ditutup, di bawah Jembatan Layang Ladogi diarahkan ke Jalan Gerbang Pemuda

    - Jalan Gerbang Pemuda yang arah ke kiri ditutup dan dibelokan Jalan Asia Afrika, Jalan Senayan dan Jalan Pakubuwono

    - Jalan Asia Afrika ke arah Jalan Gerbang Pemuda ditutup, diluruskan ke Jalan Tentara Pelajar dibelokan ke kiri Jalan Tentara Pelajar

    - Jalan Tentara Pelajar dari arah Manggala Wanabakti di traffic light ditutup ke Jalan Lapangan Tembak, diluruskan ke Jalan Tentara Pelajar arah ke Permata Hijau dan Kebayoran Lama

    - Jalan Tentara Pelajar pojok Jalan Gatot Subroto ditutup untuk mencegah lawan arus dan kendaraan yang memutar balik

    Adapun saat ini, area gedung DPR di Jalan Gatot Subroto sudah dipasangi kawat berduri di sisi kanan dan kiri untuk mencegah massa aksi masuk ke area tersebut. Pemasangan tersebut dilakukan untuk mencegah kerusakan pagar gerbang DPR seperti yang terjadi pada aksi Senin malam.

    Pada demonstrasi mahasiswa hari ini, jumlah massa diperkirakan lebih besar. Mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi akan turun ke jalan. Dari informasi yang diterima Tempo, setidaknya mahasiswa dari Universitas Indonesia. Universitas Trisakti dan Universitas Islam 45 Bekasi akan hadir. Tuntutan aksi hari ini masih sama seperti sebelumnya, yaitu menolak sejumlah revisi UU kontroversial seperti UU KPK dan revisi KUHP.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.