DPRD DKI Cuma Lantik 3 Pimpinan, Syarif: Demokrat dan PDIP Nyusul

Reporter:
Editor:

Ali Anwar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana acara pelantikan Anggota DPRD DKI Jakarta periode 2019-2024 di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin, 26 Agustus 2019. Sebanyak 106 orang anggota terpilih dari 10 partai politik dilantik sebagai anggota DPRD DKI Jakarta periode 2019-2024.TEMPO/Muhammad Hidayat

    Suasana acara pelantikan Anggota DPRD DKI Jakarta periode 2019-2024 di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin, 26 Agustus 2019. Sebanyak 106 orang anggota terpilih dari 10 partai politik dilantik sebagai anggota DPRD DKI Jakarta periode 2019-2024.TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, JakartaDPRD DKI Jakarta hanya akan melantik tiga calon pimpinan dewan yang telah diserahkan ke pimpinan DPRD DKI sementara, yaitu dari Partai Gerindra, PAN, PKS. Sedangkan pimpinan dari Partai Demokrat dan PDI Perjuangan menyusul.

    "Kalau yang dilantik tiga pimpinan dulu, pimpinan dari PDIP dan Demokrat nyusul," ujar wakil ketua DPRD DKI Sementara, Syarif saat dihubungi, Selasa 24 Agustus 2019.

    Namun, kata Syarif, DPRD DKI masih menunggu dua partai tersebut untuk segera menyerahkan nama, terutama sebelum DKI menyurati Kementerian Dalam Negeri untuk mengeluarkan surat keputusan dan jadwal pengambilan sumpah untuk tiga pimpinan DPRD yang sudah diserahkan.

    Syarif menyebutkan, DPRD DKI akan mengirim surat tersebut pada Kamis besok. "Kita tunggu agar PDIP dan Demokrat untuk menyerahkan nama sebelum kita mengirim surat ke Kemendagri," ujar dia.

    Menurut Syarif, pihaknya sudah dua kali menyurati Partai Demokrat dan PDIP untuk menyerahkan nama pimpinan DPRD. Pengajuan nama pimpinan dewan dari dua partai tersebut sudah jatuh tempo sejak 9 September 2019.

    Saat ini DPRD telah menerima tiga nama calon pimpinan yaitu dari Partai Gerindra yang mengusulkan Muhamad Taufik, Partai Keadilan Sejahtera mengajukan Abdurahman Suhaimi, dan Partai Amanat Nasional mengajukan Zita Anjani.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Ahok, dari DPRD Belitung hingga Gubernur DKI Jakarta

    Karier Ahok bersinar lagi. Meski tidak menduduki jabatan eksekutif, ia akan menempati posisi strategis: komisaris utama Pertamina.