DKI Perbaiki Beton Pembatas Transjakarta yang Rusak Akibat Demo

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja melakukan penggantian beton pembatas jalur Busway dibuat lebih tinggi di Jalan Kramat Raya, Jakarta, Senin (19/11). TEMPO/Dasril Roszandi

    Pekerja melakukan penggantian beton pembatas jalur Busway dibuat lebih tinggi di Jalan Kramat Raya, Jakarta, Senin (19/11). TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO.CO, Jakarta - Dinas Bina Marga DKI Jakarta menurunkan crane truck untuk memperbaiki beton pembatas jalur Transjakarta di sepanjang Jalan Gatot Subroto yang rusak akibat aksi demonstrasi pelajar pada Rabu, 25 September lalu.

    "Untuk perbaikan di Jalan Gatot Subroto, di sekitar depan Gedung DPR ini, kami menggunakan satu unit crane truck," kata salah seorang petugas Bina Marga, Catur kepada Antara, Kamis, 26 September 2019.

    Crane truck tersebut digunakan untuk mengangkat beton pembatas yang terguling. Petugas menegakkan dan menyusun kembali beton itu ke tempat semula.

    Akibat demonstrasi pelajar yang berujung ricuh di sekitar kawasan Slipi, sejumlah beton pembatas jalur terguling dan bergeser dari tempatnya. Ada juga pembatas yang rusak dan hancur. Kondisi tersebut tampak di jalur Transjakarta sepanjang Semanggi hingga Slipi.

    Catur mengatakan perbaikan tersebut dimulai sekitar pukul 08.30 WIB. Petugas akan melakukan perbaikan sampai selesai hari ini. "Kami rapikan kembali hingga tidak ada lagi beton yang menghalangi jalan," kata dia.

    Dinas Bina Marga juga sudah menyiapkan beton pembatas pengganti untuk unit yang rusak. Selain memperbaiki beton pembatas, petugas akan mengecat coretan-coretan cat semprot yang menempel pada beton.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.