Penghargaan Jurnalistik MH Thamrin, Ini Harapan Anies Baswedan

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berbicara saat ikut hadir dalam Jakarta E-PRIX 2020, di Kawasan Silang Monas, Jakarta, Jumat, 20 September 2019. Jakarta akan menjadi arena dari balapan mobil formula khusus berdaya listrik pada Juni 2020 besok. TEMPO/Genta Shadra Ayubi

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berbicara saat ikut hadir dalam Jakarta E-PRIX 2020, di Kawasan Silang Monas, Jakarta, Jumat, 20 September 2019. Jakarta akan menjadi arena dari balapan mobil formula khusus berdaya listrik pada Juni 2020 besok. TEMPO/Genta Shadra Ayubi

    TEMPO.CO, Jakarta - Penyelenggaraan Anugerah Jurnalistik Mohammad Husni Thamrin ke-45, PWI DKI Jakarta, mendapat apresiasi dari Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Hal ini dikatakan Anies langsung saat memberi sambutan sebelum para pemenang di setiap kategori diumumkan.

    “Semua karya jurnalistik yang mendapat penghargaan ini merupakan cerminan atas berbagai masalah di Jakarta dan sudut pandang dalam melihat ibukota ini,” kata Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis siang (26/9).

    “Kami selaku Pemerintah DKI Jakarta berharap, dengan adanya award seperti ini percakapan tentang Jakarta semakin mengarah pada hal-hal substansial,” lanjut Gubernur.

    Gelaran Anugerah Jurnalistik “MH Thamrin” – PWI DKI Jaya 2019 ini sudah memasuki tahun ke-45 penyelenggaraan, dan merupakan penghargaan bergengsi yang diberikan kepada insan pers yang menghasilkan karya jurnalistik terbaik sejak era Gubernur DKI Jakarta Ali Sadikin pada 1974.

    Seperti tahun-tahun sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta menyelenggarakan kegiatan ini untuk dapat menampung karya jurnalistik yang bersifat membangun dan kritis terhadap hasil pembangunan yang telah dilaksanakan.

    Ajang ini juga sebagai sarana bagi jurnalis untuk menampilkan hasil karya jurnalistiknya sekaligus mendapatkan apresiasi atas hasil karyanya tersebut.

    Lomba Karya Jurnalistik MHT Award 2019 ini diselenggarakan oleh PWI DKI Jaya dengan dukungan dari Pemprov DKI Jaya, dan bekerja sama dengan berbagai sponsor.

    Sebanyak 7 (tujuh) kategori yang dilombakan yaitu Tajuk Rencana, Artikel Umum, Artikel Layanan Publik, Foto, Feature Siaran TV, Feature Siaran Radio serta Feature Online. Karya jurnalistik diperlombakan tahun ini merupakan karya yang telah dipublikasikan dan dikirimkan oleh peserta selama periode Juni 2018- Agustus 2019.

    Jumlah karya Jurnalistik yang masuk ke panitia melalui surat elektronik, via pos, maupun pencarian para dewan juri hingga batas waktu yang ditentukan mencapai lebih dari 200 karya. 

    Keseluruhan karya telah dinilai oleh panel dewan juri yang merupakan wartawan senior berpengalaman dari PWI Jaya, hingga diperoleh seorang pemenang dan 2 (dua) nominee dari masing-masing kategori. Kecuali untuk kategori Radio diberikan penghargaan ekshibisi tahun ini.

    Setiap pemenang Lomba Jurnalisitk Anugerah “MH Thamrin” akan mendapatkan piala dan sertifikat penghargaan. Selain itu, juara 1 untuk masing-masing kategori akan menerima hadiah berupa 1 (satu) unit sepeda motor. Seluruh hasil karya para pemenang juga akan dimuat dalam sebuah buku MHT 2019.

    Berikut adalah daftar pemenang Lomba Jurnalistik “MH Thamrin” 2019:

    I. Artikel Umum: Pemenang: “Mengerek Untung di Atas Gedung” (medcom.id). Nominee: – “Teluk Jakarta Cerita Pencemaran (Kompas) -“Gubuk Derita di Kolong Jembatan” (suara.com)

    II. Tajuk: Pemenang: “Bermula dari MRT” (Republika). Nominee: -“Panggung bagi Bahasa Daerah” (Kompas) – “Air Minum Untuk Siapa” (Koran Tempo)

    III. Artikel Pelayanan Publik. Pemenang: “MRT Si Saudara Muda, Peluru Baru Transportasi Jakarta” (Antaranews). Nominee: -“ Ramai-ramai Naik Transportasi Umum” (Republika) -“Jakarta Sang Ratu dan Kuburan” (Kompas)

    IV. Artikel Online. Pemenang: “Menata Kata Kota Indah, Upaya Anies Melokalkan Istilah Asing” ( republika.co.id). Nominee: -“Upaya Pemprov DKI Rebut Kembali Pengelolaan Air Bersih di Jakarta (kompas.com) -“Jadi Primadona Investasi, Jakarta Hadirkan Inovasi Perizinan” (okezone.com)

    V. Kategori Televisi. Pemenang: “Anies: Reklamasi Tinggal Masa Lalu” ( TV One). Nominee:- “Program Jejak Episode: Laut Bukan Tempat Sampah” (Kompas TV). -“Tempat Sampah Raksasa di Teluk Jakarta” (Trans TV)

    VI. Kategori Foto. Pemenang: “Sejumlah JPO dekat Istana Presiden dan Balaikota Rusak” (poskota.news). Nominee: -“Potret Pemukiman Kumuh di Penjaringan Jakut” (news`detik.com). -“Jakarta Terendam Banjir Kiriman dari Bogor” (Kumparan.com)

    VII. Kategori Radio (Ekshibisi): “Ratangga Wajah Baru Jakarta” (Trijaya FM).


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban Konflik Lahan Era SBY dan 4 Tahun Jokowi Versi KPA

    Konsorsium Pembaruan Agraria menyebutkan kasus konflik agraria dalam empat tahun era Jokowi jauh lebih banyak ketimbang sepuluh tahun era SBY.