Cari Dompet Hilang, Mahasiswa Trisakti Demo di DPR Dihajar Polisi

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Polisi menangkap orang dan dibawa ke dalam Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, 24 September 2019. TEMPO/Putri

    Polisi menangkap orang dan dibawa ke dalam Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, 24 September 2019. TEMPO/Putri

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebanyak 4.000 mahasiswa Universitas Trisakti diklaim terlibat dalam demonstrasi di depan DPR RI pada Selasa, 24 September 2019. Mereka berasal dari fakultas dan semester yang berbeda-beda.

    Dari ribuan itu, empat mahasiswa terdata terluka pasca demonstrasi tersebut. "Satu alami kepalanya bocor akibat tindakan agresif polisi, tiga lagi sesak nafas kena gas air mata," kata Dimas, Wakil Presiden Mahasiswa Trisakti saat ditemui di kampusnya, pada Rabu, 25 September 2019.

    Para korban disebut merupakan mahasiswa angkatan 2018 dan sempat di larikan ke RS Sumber Waras. Seorang yang kepalanya terluka mengaku dipukul tongkat oleh polisi saat mencari dompetnya yang hilang terjatuh di tengah demonstrasi yang diwarnai bentrokan itu.

    "Sudah mengaku, 'saya mahasiswa Trisakti', tapi tetap dihajar juga padahal dia mau cari dompetnya yang jatuh," kata Dimas mengisahkan. Dia menambahkan, polisi harus bertanggung jawab. "Mahasiswa pakai jas almamater tapi dihajar seperti maling."

    Saat wawancara dilakukan, Dimas mengungkap kalau seluruh rekannya itu telah meninggalkan rumah sakit. Mereka membiayai pengobatan sendiri-sendiri. "Tapi nanti kami dari Presiden Mahasiswa Universitas Trisakti akan membayar, akan kami tanggung, kami cover dari presma," kata Dimas.

    MARVELA | ZW


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tarik Ulur Vaksin Nusantara Antara DPR dan BPOM

    Pada Rabu, 14 April 2020, sejumlah anggota DPR disuntik Vaksin Nusantara besutan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto