Sempat Dikira Bom, Seorang Pemuda Buang Tas Ransel di Dekat JCC

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tim Gegana Brimobda Polda Sultra mengangkat tas ransel yang diduga berisi bom di RS Bahteramas Kendari, Kendari, Sulawesi Tenggara, Senin, 9 Juli 2018. Tas ransel yang diduga berisi bom ditemukan pengunjung RS Bahteramas sekitar pukul 17.00 wita, diletakkan orang tidak dikenal tepat di pintu keluar RS Bahteramas dan saat ini tengah diteliti Tim Gegana. ANTARA

    Tim Gegana Brimobda Polda Sultra mengangkat tas ransel yang diduga berisi bom di RS Bahteramas Kendari, Kendari, Sulawesi Tenggara, Senin, 9 Juli 2018. Tas ransel yang diduga berisi bom ditemukan pengunjung RS Bahteramas sekitar pukul 17.00 wita, diletakkan orang tidak dikenal tepat di pintu keluar RS Bahteramas dan saat ini tengah diteliti Tim Gegana. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta -Seorang pria tidak dikenal membuang tas di kawasan Jalan Gatot Subroto dekat Jakarta Convention Center, Jakarta Pusat, Sabtu, 28 September 2019 yang sempat dicurigai berisi bom.

    "Tas itu sengaja dibuang orang tidak dikenal ke jalan. Kami sudah menangkap orangnya," kata Kepala Kepolisian Sektor Tanah Abang Ajun Komisaris Besar Lukman Cahyono saat dihubungi, Sabtu 28 September 2019.

    Ia mengatakan pemuda yang membuang tas tersebut langsung digelandang ke Polda Metro Jaya, untuk menjalani pemeriksaan. Di dalam tas ransel pemuda tersebut berisi barang bekas seperti botol minum, bekas mie seduh dan uang. "Sepertinya yang melakukan orang stres. Dia tidak mempunyai identitas."

    Meski begitu, kata dia, polisi akan tetap memeriksa orang tersebut terkait motifnya melempar tas yang meresahkan warga karena dikira berisi bom. "Polda Metro akan melakukan pemeriksaan," demikian Lukman.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Intoleransi di Bantul dan DIY Yogyakarta dalam 2014 hingga 2019

    Hasil liputan Tempo di DIY Yogyakarta, serangan terhadap keberagaman paling banyak terjadi di Bantul sepanjang 2014 sampai 2019.